Gagal Juara Liga Europa, Jose Mourinho Buka Peluang Tinggalkan Roma
AKURAT.CO, Kekalahan atas Sevilla di final Liga Europa 2023-2024 membuat Jose Mourinho tak bisa memastikan apakah ia bakal bertahan bersama AS Roma musim mendatang. Namun demikian, pelatih Roma asal Portugal itu mengaku ia belum menjalin kontak dengan klub manapun.
“Saya tidak bisa bilang saya bakal ada di sini musim depan,” kata Mourinho dalam sesi jumpa pers usai pertandingan final Liga Europa di Stadion Puskas Arena, Budapes, Hungaria, Rabu (31/5) atau Kamis dini hari WIB sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Saya akan pergi berlibur hari Senin (mendatang), setelah itu kita akan bicara. Saya bilang ke pemilik (Roma) saya akan memberitahu mereka jika saya mulai berbicara dengan klub lain. Untuk saat ini belum ada klub yang menghubungi saya. Ini waktunya bagi saya untuk berbicara dengan para pemilik. Waktunya para pemilik bicara pada saya.”
Jose Mourinho sendiri saat ini masih terikat kontra bersama Roma sampai 2024. Dua musim di klub tersebut, Mourinho sukses membawa Roma ke dua final kompetisi Eropa secara beruntun–Liga Konferensi Eropa musim sebelumnya dan Liga Europa musim ini.
Pertandingan melawan Sevilla juga merupakan pertandingan yang “buruk” bagi Roma yang kalah adu penalti dengan skor 4-1 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Laga berjalan cenderung keras di mana ada 13 kartu kuning yang dikeluarkan di lapangan dengan tujuh di antaranya untuk Roma dan bahkan Mourinho juga dikenai kartu kuning oleh wasit Anthony Taylor.
Jose Mourinho bahkan menyindir wasit asal Inggris itu seperti orang Spanyol mengingat Sevilla adalah tim Spanyol. Eks Pelatih Chelsea, Porto, Real Madrid, dan Manchester United tersebut juga mengatakan bahwa ia termasuk pelatih yang sering dirugikan oleh wasit.
“Saya harus bilang kami sudah terbiasa, tetapi ini adalah final Eropa dan dengan perwasitan semacam ini, sulit untuk diterima. Jika kita berbicara tentang situasi perwasitan, ini bukan satu atau dua, ada banyak (yang merugikan kami), terpisah dari keputusan-keputusan besar,” kata Mourinho.
Melawan Sevilla merupakan final keenam Mourinho di kompetisi Eropa. Sekaligus menjadi final Eropa pertama di mana pelatih berusia 60 tahun tersebut mengalami kekalahan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





