Akurat Logo

Gelar Seleksi, PSSI Siapkan Tim U-16 Bakal Dikirim Ke Qatar

| 31 Mei 2023, 10:23 WIB
Gelar Seleksi, PSSI Siapkan Tim U-16 Bakal Dikirim Ke Qatar

AKURAT.CO, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di bawah kepemimpinan Erick Thohir mulai menggalakkan pembinaan kelompok usia. PSSI berencana untuk mengirimkan sejumlah pemain ke Doha, Qatar.

Menurut Erick, pembinaan tim kelompok usia di bawah 16 tahun diperlukan. Oleh karena itu, PSSI saat ini tengah menggelar seleksi terhadap 56 pemain dalam kegiatan bertajuk BRImo Future Garuda di Jakarta pada 29 Mei-1 Juni 2023. 

"Tentu dalam membangun tim nasional tidak bisa berpuas dengan U-20 dan U-22. Makanya harus membangun juga U-17. Dan jika mau masuk piala dunia 2038, pembinaan itu harus dimulai sekarang di usia sembilan tahun," kata Erick Thohir.

"Ini pekerjaan marathon, bukan sprint 100 meter. Saya diskusi dengan exco dan pelatih bagaimana U-17 ini disiapkan."

Ke-56 pemain muda tersebut nantinya akan menjalani pelatihan bersama dengan lima legenda sepak bola dunia. Mereka adalah Roberto Carlos, Marco Materazzi, Juan Sebastian Veron, Eric Abidal, dan Giorgos Karagounis.

"Saya berpikir dengan membawa legenda semoga ada hal baru agar mereka semangat lagi. Mereka mendengarkan cerita legenda yang tadinya bukan siapa-siapa tapi dengan kemauan. Visi dan misi pemain itu yang ingin kita tumbuhkan," ucap Erick Thohir.

"Nanti dari 56 pemain akan kami seleksi kemudian dikirim Aspire di Doha beberapa bulan, supaya kita siap juga dengan kejuaraan yang akan datang. Saya rasa ini terobosan yang berbeda."

Akademi Aspire merupakan salah satu akademi sepakbola terkemuka di kawasan Asia. Pemain jebolan akademi itu banyak yang memperkuat Tmnas Qatar U-19 yang menjuarai Piala Asia U-19 2014.

Namun, Erick Thohir belum bisa memastikan kapan pengiriman tim U-16 tersebut. "Nanti dilihat lagi jadwalnya seperti apa. Kami masih perlu komunikasi lagi," pungkasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.