Akurat Logo

Dituding Menyerang Vinicius, Bos La Liga Minta Maaf

Riandar Fata Hudaya | 25 Mei 2023, 12:08 WIB
Dituding Menyerang Vinicius, Bos La Liga Minta Maaf

AKURAT.CO, Protes soal serangan rasial yang dilakukan oleh pemain Real Madrid, Vinicius Jr, ternyata bukan perkara yang sebentar padam. Polemik ini bahkan “memaksa” Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, meminta maaf terhadap pesepakbola asal Brasil tersebut.

Pernyataan maaf ini disampaikan Tebas selepas ia merespons cuitan Vinicius yang menyebut bahwa rasisme adalah hal yang normal di sepakbola Spanyol. Tebas mengatakan bahwa Vinicius telah dimanipulasi dengan mengatakan bahwa rasisme merupakan hal normal di kompetisi yang dipimpinnya.

“Sebelum Anda mengkritik dan menghina La Liga, Anda perlu menginformasikan diri Anda dengan baik, Vini Jr. Jangan biarkan diri Anda dimanipulasi,” kata Tebas dalam responsnya sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Respons tersebut membuat Tebas mendapat serangan balik dari banyak pihak. Bahkan Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, mengatakan bahwa serangan rasial yang dialami oleh Vinicius Jr dalam laga tandang ke markas Valencia tersebut menunjukkan bahwa Spanyol memang bermasalah.

Dalam permintaan maafnya, Tebas mengatakan bahwa ia tidak berniat menyerang Vinicius. Ia merasa bahwa pernyataannya tersebut disalahpahami terutama oleh para warga Brasil.

“Saya kira pesan itu, dan niat saya, tidak dipahami oleh sejumlah (orang) yang cukup besar, terutama di Brasil,” kata Tebas. “Saya tidak ingin menyerang Vinicius, tetapi jika banyak orang memahaminya demikian, saya perlu meminta maaf. Itu bukan niat saya, saya mengekspresikan diri saya dengan cara yang buruk, di masa yang buruk.”

Polemik ini dipicu oleh ujaran bernada rasis yang dilontarkan ke Vinicius ketika Real Madrid bertandang ke kandang Valencia di Stadion Mestalla untuk laga ke-35 La Liga Spanyol 2022-2023, Sabtu (20/5) lalu. Vinicius sempat mengajukan protes dengan menunjuk ke arah tribun untuk menunjukkan penonton yang melakukan aksi itu.

Kejadian di Valencia bukan serangan rasial pertama yang dialami Vinicius Jr di tahun ini saja. Pada Januari lalu, sebuah patung yang mengenakan jersey Vinicius tergantung di jembatan di dekat kompleks latihan Real Madrid dan polisi sudah menahan pelakunya.

Maret lalu, sejumlah suporter Real Mallorca melakukan serangan rasial terhadap Vinicius dan otoritas sudah menjatuhkan sanksi larangan datang ke stadion selama tiga tahun.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.