Dituding Menyerang Vinicius, Bos La Liga Minta Maaf

AKURAT.CO, Protes soal serangan rasial yang dilakukan oleh pemain Real Madrid, Vinicius Jr, ternyata bukan perkara yang sebentar padam. Polemik ini bahkan “memaksa” Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, meminta maaf terhadap pesepakbola asal Brasil tersebut.
Pernyataan maaf ini disampaikan Tebas selepas ia merespons cuitan Vinicius yang menyebut bahwa rasisme adalah hal yang normal di sepakbola Spanyol. Tebas mengatakan bahwa Vinicius telah dimanipulasi dengan mengatakan bahwa rasisme merupakan hal normal di kompetisi yang dipimpinnya.
“Sebelum Anda mengkritik dan menghina La Liga, Anda perlu menginformasikan diri Anda dengan baik, Vini Jr. Jangan biarkan diri Anda dimanipulasi,” kata Tebas dalam responsnya sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Respons tersebut membuat Tebas mendapat serangan balik dari banyak pihak. Bahkan Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, mengatakan bahwa serangan rasial yang dialami oleh Vinicius Jr dalam laga tandang ke markas Valencia tersebut menunjukkan bahwa Spanyol memang bermasalah.
Dalam permintaan maafnya, Tebas mengatakan bahwa ia tidak berniat menyerang Vinicius. Ia merasa bahwa pernyataannya tersebut disalahpahami terutama oleh para warga Brasil.
“Saya kira pesan itu, dan niat saya, tidak dipahami oleh sejumlah (orang) yang cukup besar, terutama di Brasil,” kata Tebas. “Saya tidak ingin menyerang Vinicius, tetapi jika banyak orang memahaminya demikian, saya perlu meminta maaf. Itu bukan niat saya, saya mengekspresikan diri saya dengan cara yang buruk, di masa yang buruk.”
Polemik ini dipicu oleh ujaran bernada rasis yang dilontarkan ke Vinicius ketika Real Madrid bertandang ke kandang Valencia di Stadion Mestalla untuk laga ke-35 La Liga Spanyol 2022-2023, Sabtu (20/5) lalu. Vinicius sempat mengajukan protes dengan menunjuk ke arah tribun untuk menunjukkan penonton yang melakukan aksi itu.
Kejadian di Valencia bukan serangan rasial pertama yang dialami Vinicius Jr di tahun ini saja. Pada Januari lalu, sebuah patung yang mengenakan jersey Vinicius tergantung di jembatan di dekat kompleks latihan Real Madrid dan polisi sudah menahan pelakunya.
Maret lalu, sejumlah suporter Real Mallorca melakukan serangan rasial terhadap Vinicius dan otoritas sudah menjatuhkan sanksi larangan datang ke stadion selama tiga tahun.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 4Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 5Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 6Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 750 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 8Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot



