Setelah UEFA, Kini Giliran CONMEBOL Tolak Piala Dunia Dua Tahunan

AKURAT.CO, Setelah Konfederasi Sepak bola Eropa (UEFA), kini Konfederasi Sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL) yang membuat pernyataan sikap dengan menolak wacana FIFA dalam menggelar piala dunia setiap dua tahun.
Penyelenggaraan piala dunia setiap dua tahun merupakan ide yang dicetuskan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. Rencananya akan diimplementasikan setelah Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Wacana ini menuai kontroversi dan mendapatkan banyak ditentang. Teranyar, penolakan datang dari Konfederasi Sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL). Penolakan ini diambil setelah melakukan mereka melakukan konsultasi dengan seluruh pemimpin sepak bola Amerika Selatan.
“Piala Dunia setiap dua tahun dapat mendistorsi kompetisi sepak bola paling penting di planet ini, menurunkan kualitasnya dan merusak karakter eksklusifnya serta standar tuntutannya saat ini,” rilis pernyataan CONMEBOL dikutip dari laman resminya, Sabtu (11/9).
“Piala Dunia adalah acara yang menarik perhatian dan harapan miliaran orang karena merupakan puncak dari proses eliminasi yang berlangsung selama empat tahun penuh dan memiliki dinamika dan daya tariknya sendiri,” sambungnya.
Menurut CONMEBOL, wacana tersebut dapat menambah beban pengelolaan atau penyusunan kalender kompetisi internasional. Bahkan, piala dunia setiap dua tahun bisa membahayakan kualitas turnamen lain, baik level klub maupun tim nasional.
Lebih jauh, CONMEBOL menyampaikan bahwa pada tahap tertentu, mereka sebenarnya telah mendukung proyek ini. Akan tetapi, setelah dilakukan analisis teknis proposal dan konsultasi dengan para pemimpin sepak bola Amerika Selatan, menemukan bahwa wacana piala dunia setiap dua tahun dinilai sangat tidak layak.
“Oleh karena itu, dalam kondisi saat ini, CONMEBOL meratifikasi dukungannya terhadap model Piala Dunia saat ini (setiap empat tahun), dengan syarat dan mekanisme klasifikasinya, mengingat hal itu sesuai dengan semangat yang menjiwai mereka yang menyusun dan mendirikan kompetisi ini,” jelas CONMEBOL.
Sebelumnya, penolakan wacana piala dunia setiap dua tahun juga telah ditolak oleh asosiasi klub, berbagai liga top individu dan Konfederasi Sepak bola Eropa atau UEFA. Penolakan UEFA disampaikan langsung oleh sang Presiden Aleksander Ceferin saat menghadiri sidang umum European Clubs’ Association di Jenewa, Swiss pada 6-7 September lalu.
“Menyelenggarakannya (Piala Dunia) tiap dua tahun hanya akan membuatnya lebih serampangan, membuat legitimasinya berkurang dan sayangnya, memperlemah arti Piala Dunia itu sendiri,” tegas Aleksander, dikutip dari BBC Sports.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





