Marco Melandri Sebut Jorge Martin Sulit Bersaing dengan Aprilia, Jagokan Marc Marquez

AKURAT.CO, Mantan pembalap MotoGP asal Italia, Marco Melandri, mengungkapkan prediksinya untuk musim MotoGP 2025 sekaligus menilai siapa rider yang harus dikalahkan pada musim ini.
Line-up pembalap untuk MotoGP 2025 menampilkan banyak perubahan di mana sang juara bertahan, Jorge Martin, meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Aprilia.
Hal tersebut dilakukan Jorge Martin menyusul keputusan Ducati yang lebih memilih Marc Marquez untuk mendampingi Francesco Bagnaia di kursi pembalap tim pabrikan.
Baca Juga: Jorge Martin: Bagnaia, Marquez, dan Bastianini Jadikan Saya Pembalap yang Lebih Baik
Namun, Marco Melandri menilai bahwa langkah yang diambil Jorge Martin dengan pindah ke Aprilia akan dibayar mahal lantaran timnya saat ini dianggap kurang kompetitif di atas lintasan.
"Marquez akan menjadi pembalap yang harus dikalahkan. Dia tidak membuat kesalahan dan bahkan ketika balapan berjalan buruk, dia (mampu) memperbaikinya," kata Melandri dikutip dari Crash.
"Terakhir kali Aprilia menang adalah di Barcelona (sprint race), tetapi Desmosedici hampir menang."
Juara dunia 2002 itu tidak yakin Aprilia mampu menutup kesenjangan yang cukup signifikan dengan Ducati. Setidaknya dalam waktu singkat selama satu musim.
"Jorge (Martin) bukanlah Maverick Vinales atau Aleix Espargaro. Namun, saya tidak yakin dia bisa bertarung untuk meraih kemenangan," jelasnya.
Baca Juga: Berpotensi 'Intervensi' Persaingan Jorge Martin-Fransesco Bagnaia, Ini Komentar Marc Marquez
Selain mengomentari persaingan Ducati dan Aprilia, Melandri juga memprediksi bintang masa depan MotoGP, Pedro Acosta, yang dikatakan kemungkinan besar sulit bersinar untuk musim 2025.
Bukan tanpa alasan, Melandri mengatakan hal itu lantaran sejauh ini KTM sedang tidak dalam masa keemasannya secara umum yang membuat rider berusia 20 tahun itu sangat sulit untuk bersaing.
Namun, jika didukung motor yang mumpuni, bukan tidak mungkin Acosta dapat bersaing untuk memperebutkan posisi terdepan.
"Menurut saya, dia (Acosta) adalah (bintang) masa depan," puji Melandri.
"Dengan Vinales dan Enea Bastianini di tim, kita akan melihat levelnya. Tetapi, jika dia memiliki Ducati, dia pasti sudah bertarung di garis depan."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







