Bos Red Bull Sesalkan Komentar Helmut Marko Soal "Amerika Selatannya" Sergio Perez

AKURAT.CO, Bos Red Bull, Christian Horner, akhirnya angkat bicara untuk merespons kritik Helmut Marko terhadap salah satu pembalapnya, Sergio Perez. Horner menganggap bahwa komentar bernada “menyinggung” yang dikatakan eks pembalap berusia 80 tahun itu tak benar.
Helmut Marko memicu kontroversi ketika menyoroti penampilan Sergio Perez yang masih pasang-surut dibandingkan dengan rekan setimnya, Max Verstappen, di F1 musim ini. Masalahnya adalah Marko dianggap “pukul rata” dengan mengatakan bahwa Perez adalah pembalap dari Amerika Selatan untuk menunjuk ketidakstabilan tersebut.
“Kita tahu bahwa dia punya masalah di kualifikasi, dia turun-naik dalam penampilannya, dia adalah orang Amerika Selatan dan dia tidak benar-benar fokus di kepalanya seperti Max (Verstappen) atau Sebastian (Vettel),” kata Marko dalam salah satu wawancara dengan Servus TV.
Baca Juga: Soal Hamilton Gabung Red Bull, Helmut Marko Tak Suka Dua Jagoan
Penyebutan “Amerika Selatan” itu sendiri sebenarnya tidak tepat karena Sergio Perez merupakan pembalap asal Meksiko yang merupakan bagian dari Amerika Utara. Selain itu, Helmut Marko sudah menyatakan permintaan maaf atas pernyataan tersebut.
Christian Horner mengatakan bahwa ia tidak langsung merespons pernyataan Helmut Marko karena pria berkebangsaan Austria itu bukan bagian langsung dari tim Red Bull yang dipimpinnya. Marko, kata Horner, merupakan penasehat untuk Red Bull secara keseluruhan.
“Helmut bukan karyawan Red Bull Racing. Itu sebabnya kami tidak memberikan komentar. Dia adalah bagian Red Bull Grup keseluruhan dan mereka menyampaikan permintaan maaf di saluran Servus TV,” kata Horner.
Baca Juga: GP Azerbaijan: Red Bull Dominan, Sergio Perez Terdepan
“Saya tahu dia menyesali apa yang dia katakan. Dia sudah meminta maaf. Bahkan di usia 80 tahun, tidak terlalu terlambat untuk belajar.”
Pada saat yang sama, Horner menegaskan dukungan penuhnya untuk Sergio Perez. Meskipun tak sekonsisten Max Verstappen yang saat ini berada di puncak klasemen sementara F1 2023, Sergio Perez cukup kompetitif di posisi kedua dengan delapan podium di mana dua di antaranya podium juara.
“Checo (sapaan Perez) adalah anggota tim kami yang sangat populer. Dia adalah anggota penting tim kami. Saya mendorong keras untuk merekrut dia. Kami punya pengikut besar di seluruh dunia dan kami mempertimbangkan itu dengan sangat serius dan bertanggung jawab,” kata Horner.
Sergio Perez juga berpeluang untuk menjawab kritik Helmut Marko pada akhir pekan ini. Pasalnya, Perez akan turun membalap di Grand Prix Singapura di Sirkuit Marina Bay. Minggu (17/9).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi





