Dua Penalti Gagalkan Sean Gelael & Tim WRT 31 Naik Podium Di Portugal

AKURAT.CO, Hasil negatif didapat oleh pembalap Indonesia, Sean Gelael dan timnya, WRT 31 di FIA WEC 6 Hours of Portimao, Portugal. Mereka mendapatkan dua penalti sehingga gagal naik podium.
Sean Gelael dan tim WRT 31 baru saja menyelesaikan balapan di kelas LMP2 di seri kedua FIA WEC 6 Hours of Portimao, di Portugal hari Minggu (16/4/23) kemarin.
Melansir dari laman resmi Sean Gelael, pembalap asal Indonesia itu awalnya dipercaya menjadi starting driver WRT 31 menjawabnya dengan kepercayaan diri tinggi.
Sean mengawali balapan dengan start dari P7 dia melakukannya dengan fantastis, karena langsung memimpin dalam beberapa tikungan.
Pembalap dari tim Jagonya Ayam tersebut kemudian sempat mendapatkan perlawanan dari Doriane Pin (Prema Racing #63) tak membuatnya goyah.
Kemudian Sean Gelael terus mempertahankan keunggulan di posisi depan. Namun dua mobil yang akhirnya jadi pemenang, United Autosports USA #22 dan #23, kemudian menyusulnya. Sean bertahan di posisi tersebut hingga melakukan pit stop.
Masalah sempat terjadi di mana ban aus menggagalkanya untuk mempertahankan keunggulan, serta berada di luar top 5, yang kemudian menyerahkan kendali kepada Robin Frinjs.
Sayang seribu sayang, kesalahan terjadi saat pit stop. Yakni adanya insiden di mana WRT 31 dianggap tak memberikan jalan kepada mobil yang lebih berhak membuat mereka terkena penalti 5 detik yang mesti dijalani pada pit stop berikutnya.
Tentu saja ini tak menguntungkan karena Frinjs sedang berusaha mengejar ketertinggalan posisi lomba di atas trek.
Tim WRT 31 yang dibesut oleh Sean Gelael tersebut yang mengalami penalti 5 detik membuat asa untuk meraih podium pun sirna.
Tim WRT dan Sean Gelael Gagal Podium
Lebih lanjut saat Jacques Villeneuve (Vanwall), mengalami masalah rem dan tergelincir hingga menabrak tembok pengaman, balapan mesti dinetralisir oleh keberadaan Safety Car.
Jarak semua pebalap, termasuk tentu saja di kelas LMP2, kembali merapat. Jarak antara posisi 1 hingga 5 berkisar 3 sampai. 5 detik dan ini membuat kans WRT 31 ke posisi teratas sangat besar, walau mereka ada di posisi lima.
Meski demikian, lagi-lagi sebuah kesalahan dibuat. Sebuah usaha menyusul dari Frinjs dianggap melanggar aturan karena dilakukan melebihi batas tepi lintasan (track limit).
Penalti 5 detik yang mesti dijalani Frinjs pun kembali jadi pil pahit. Kans naik podium hilang seketika dan hanya membuat WRT 31 finis di posisi di mana mereka start, P7.
Tim United Autosports USA finis 1-2, di mana mobil nomor 23 jadi pemenang dan 22 runner-up. Menariknya, WRT 41 yang di awal lomba tertinggal jauh dari WRT 31 mampu finis di posisi tiga.
Padahal lagi sebelum Frinjs menjalani penalti keduanya dia sedang bertarung ketat dengan WRT 41 untuk posisi podium.
"Penalti menjelang finis memang sangat disayangkan, padahal itu bisa membuatnya finis di podium," tulis Team WRT tentang apa yang dialami Frinjs, sambil menyambut baik hasil nomor 41.
Selanjutnya Sean Gelael akan tampil di putaran ketiga FIA WEC digelar di Spa-Francorchamps, Belgia pada 29 April 2023 mendatang.[]
Berikut hasil lomba Kelas LMP2
1. United Autosports USA 23
2. United Autosports USA 22
3. Team WRT 41
…
7. Team WRT 31
Klasemen Sementara Kelas LMP2
1. United Autosports 22 – 56 poin
2. Prema Racing 63 – 40 poin
3. Team WRT 41 – 33 poin
…
7. Team WRT 31 – 12 poin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK




