Mick Schumacher Bantah Dibebani Nama Besar Ayahnya

AKURAT.CO, Komunitas Formula One (F1) barangkali sudah mengenal Mick Schumacher jauh sebelum pembalap muda tersebut mengenal apa itu F1. Ya, Mick Schumacher telah dibawa oleh ayahnya yang merupakan salah satu pembalap terbesar sepanjang sejarah ke paddock sejak ia masih balita.
Seakan seperti sudah diramalkan, musim depan Schumacher akan memulai debutnya di F1 bersama bendera Haas dengan nama “Schumacher” yang melekat sebagai identitas publiknya. Alih-alih merasa terbeban dengan membawa nama ayahnya yang merupakan pemilik rekor tujuh gelar juara dunia, Mick justru merasa termotivasi.
“Saya tidak pernah bilang bahwa itu (nama belakang Schumacher) adalah tekanan, saya rasa saya tidak akan pernah mengatakan itu,” kata Schumacher junior sebagaimana dipetik dari Crash.
“Saya sangat gembira membawa nama belakang tersebut dan sangat senang membawanya kembali ke F1. Saya bangga akan hal itu, saya senang memilikinya. Itu seperti dorongan bagi saya dan memberikan saya motivasi setiap hari untuk bekerja sebanyak dan sekeras yang saya bisa.”
Sebelum resmi dikontrak oleh Haas pada Desember tahun lalu, Schumacher sebenarnya sudah disebut-sebut akan mendapatkan musim F1 sejalan dengan posisinya sebagai pembalap uji coba Ferrari. Adapun Ferrari adalah tim asal Italia yang membesarkan nama ayahnya semasa masih aktif di lintasan.
Membalap untuk Haas, atlet kelahiran Swiss, 22 Maret 1999, tersebut mengaku tim yang bermarkas di Amerika Serikat itu merupakan tempat yang tepat baginya untuk menghadapi tekanan dalam persaingan di F1. Schumacher mengaku mendapatkan ikatan yang kuat dengan Haas sebagai tim di awal karier F1-nya.
“Tentu saja ada beberapa faktor berbeda, jelas bagi saya yang terbesar yang sudah saya lakukan adalah ingin mendapatkan ikatan yang sangat kuat dengan tim, itulah tujuan dan yang saya punya, yang saya sangat gembira terhadapnya,” kata Schumacher.
Tentu saja, Schumacher jelas tahu bahwa perhatian terhadapnya sebagai pembalap debutan akan berbeda ketimbang pembalap debutan lain di F1 atau mungkin mereka yang sudah lebih dulu berada di lintasan kejuaraan jet darat paling bergengsi di dunia tersebut.
Schumacher akan bersaing dengan pembalap besar yang berpeluang melewati rekor ayahnya, Lewis Hamilton. Juga pembalap muda lain seperti Charles Leclerc di Ferrari serta Max Verstappen di Red Bull yang sudah menunjukkan kapasitas mereka sebagai pesaing papan atas dalam beberapa musim terakhir.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



