Bos Red Bull Christian Horner Diperiksa atas Tuduhan Perilaku tak Pantas terhadap Stafnya

AKURAT.CO, Bos Red Bull, Christian Horner, diselidiki atas dugaan perilaku yang tak pantas terhadap stafnya. Red Bull menegaskan bahwa mereka mempertimbangkan dengan “serius” tuduhan ini.
Sebagaimana dikabarkan BBC, Red Bull menyatakan bahwa mereka mendapatkan pengaduan atas perilaku Christian Horner dalam mengendalikan stafnya di tim Formula One (F1) tersebut.
“Setelah mengetahui beberapa tuduhan terakhir, perusahaan melakukan penyelidikan independen (terhadap Christian Horner),” kata Red Bull dalam pernyataan resminya.
Baca Juga: Binotto Resmi Mundur, Ferrari Dikabarkan Dekati Christian Horner
“Proses ini, yang sedang berlangsung, dilakukan oleh penegak hukum eksternal. Perusahaan mempertimbangkan masalah ini dengan sangat serius dan penyelidikan akan selesai secepat mungkin.”
Sementara Red Bull tak menyebut secara rinci perilaku yang diperkarakan, Horner sendiri membantah tuduhan tersebut. “Saya sepenuhnya membantah klaim-klaim tersebut,” ucap Horner.
Penyelidikan ini menjadi kabar yang cukup besar di kalangan F1 karena Horner adalah sosok yang sukses bersama Red Bull.
Pria asal Inggris berusia 50 tahun tersebut memimpin Red Bull sejak 2005 dan sudah meraih enam gelar juara dunia konstruktor serta tujuh gelar pembalap. Termasuk tiga gelar terakhir bersama Max Verstappen.
Tahun lalu adalah tahun paling sukses dalam kepemimpinan Horner di Red Bull di mana tim tersebut menempatkan pembalapnya di 21 podium juara dari total 22 seri. Jumlah itu juga merupakan rekor dalam sejarah F1.
Baca Juga: Horner Sebut Pemecatan Masi merupakan Dampak Tindakan Bully Mercedes
Christian Horner adalah pemimpin Red Bull sejak tim yang bermarkas di Milton Keynes, Inggris, tersebut dibentuk pada 2005. Sentuhan Horner baru memberikan hasil ketika Sebastian Vettel menjadi juara pada 2010.
Selain gelar juara dunia pertama untuk Vettel, pembalap asal Jerman itu juga merupakan yang pertama bagi Red Bull di podium tertinggi F1. Vettel kemudian menyapu gelar selama empat musim sampai 2013.
Setelah Mercedes mendominasi pada periode 2014-2020 bersama Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, Horner sekali lagi mengangkat Red Bull ke permukaan dengan tiga gelar juara dunia bersama Verstappen di musim 2021-2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR







