Bulutangkis Indonesia Borong 6 Medali Asian Games, Fadil Imran Ingatkan Kerja Keras Tim Belakang Layar

AKURAT.CO, Selain karena perjuangan atlet di atas lapangan, enam medali yang disumbangkan tim bulutangkis Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang bekerja tanpa lelah di belakang layar.
Hal tersebut ditegaskan secara emosional oleh Ketua Umum PP PBSI, M Fadil Imran. Skuad Merah Putih sukses memborong total enam medali yang terdiri dari dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Adapun dua keping medali emas berhasil dipersembahkan melalui nomor beregu putra serta ganda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Medali perak diraih oleh pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Baca Juga: Asian Games: Emas Leo/Daniel Jaga Asa Kontingen Indonesia Kunci Target Empat Emas
Sementara tiga medali perunggu disumbangkan oleh tim beregu putri, tunggal putra Alwi Farhan, dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
"Anak-anak kita memborong dua medali emas. Satu perak dan tiga perunggu. Enam medali untuk Indonesia," kata Fadil Imran di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Kendati demikian, Fadil menegaskan bahwa perhatian utama dalam pencapaian manis ini tak boleh hanya tertuju pada angka dan raihan medali semata, melainkan kepada jajaran tim pendukung yang telah bekerja keras menyokong para atlet setiap harinya.
"Tetapi hari ini, saya tidak ingin kita bicara tentang enam medali. Saya ingin kita berbicara tentang orang-orang di balik medali itu. Tim fisik, tim sport science, tim medis, tim dokter, tim psikolog, kemudian tim nutrisi, fisioterapis, recovery. Tanpa mereka, emas tidak mungkin datang," kata Fadil.
Fadil mengingatkan para atlet agar selalu membumi dan tidak melupakan jasa orang-orang pendukung yang ada di sekeliling mereka, termasuk staf yang menyiapkan kebutuhan latihan setiap hari.
"Mungkin nama mereka tidak muncul di papan skor, mungkin wajah mereka tidak masuk televisi, mungkin mereka tidak pernah naik ke podium," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Kekayaan Negara Rp13,2 Triliun Diselamatkan, Prabowo: Bisa untuk Naikkan Gaji Guru dan Bantu Orang-orang Lapar
- 10Gibran Ogah Mundur, Denny Indrayana Dorong Pemakzulan








