Akurat Logo

Asian Games: Setelah Berpisah 2,5 Tahun, 'Klik' Leo/Daniel Kembali dengan Medali Emas

Hervin Saputra | 29 September 2026, 19:48 WIB
Asian Games: Setelah Berpisah 2,5 Tahun, 'Klik' Leo/Daniel Kembali dengan Medali Emas
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Leo Carnando (kanan) dan Daniel Marthin (kiri) berfoto bersama medali emas bulu tangkis ganda putra Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026). ANTARA/Fauzan.

AKURAT.CO, Dipasangkan kembali pertengahan tahun ini, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akhirnya mendapatkan hasil yang maksimal. Duet yang pernah menjadi juara dunia junior ini mempersembahkan medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Kemenangan atas duet asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di final ganda putra cabang bulutangkis Asian Games di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026), juga menandai harapan baru bagi pasangan yang dijuluki The Babies ini.

Mereka berpisah selama 2,5 tahun sejak Daniel Marthin mengalami cedera pasca menjuarai Indonesia Masters 2024. Sementara Daniel melakukan pemulihan, Leo berpasangan dengan Bagas Maulana.

Dengan Bagas Maulana tidak buruk karena Leo sempat menjuarai Korea Terbuka 2024 dan menjadi runner-up All England 2025. Namun, situasi kian menurun setelah capaian di All England.

Baca Juga: Asian Games: Comeback Tundukkan Duet China, Leo/Daniel Rebut Emas Ketiga untuk Indonesia

Menundukkan Liang/Wang juga seakan mengingatkan publik pada Leo/Daniel semasa menjadi juara junior 2019. Ketika itu Leo/Daniel dilihat sebagai pasangan masa depan di tengah kuatnya sektor ganda putra Indonesia bersama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya dan Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan.

“Klik” Leo/Daniel seakan kembali ketika mereka langsung menjuarai Thailand Terbuka 2026 yang merupakan turnamen pertama sejak dipasangkan kembali. Namun situasi pasang surut karena mereka sempat tumbang di fase awal di Malaysia Masters dan Indonesia Terbuka setelah menjadi juara di Thailand.

Tren mereka di Asian Games Aichi-Nagoya juga bergerak secara bertahap diawali dengan kekalahan atas pasangan Malaysia, Aaron Chia/Kai Wun Tee, di perempat final nomor beregu putra, pekan lalu.

Namun, mereka menjadi penentu di semifinal untuk skor 3-1 mengalahkan Thailand pada partai keempat. Juga menyelamatkan nafas Indonesia di final dengan mengalahkan duet asal China, He Ji Ting/Liu Yi, untuk menyamakan kedudukan 2-2 setelah Merah Putih tertinggal 0-2.

Kemenangan Leo/Daniel di partai keempat akhirnya menginspirasi Moh Zaki Ubaidillah untuk mengalahkan Weng Hong Yang di partai pamungkas beregu putra bulutangkis sekaligus menjadikan Indonesia meraih emas pertama Asian Games Aichi-Nagoya.

Sukses di perorangan ganda putra juga dicapai secara dramatis oleh Leo/Daniel. Mereka sempat tertinggal lebih dulu dengan skor 19-21 atas Liang/Wang sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor 21-13 dan 21-18.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.