Akurat

Kumamoto Masters: Gregoria Tembus Perempat Final, Apri/Fadia Terasingkir di 16 Besar

Leo Farhan | 13 November 2025, 13:29 WIB
Kumamoto Masters: Gregoria Tembus Perempat Final, Apri/Fadia Terasingkir di 16 Besar
 
AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, memastikan langkah ke perempat final Kumamoto Masters 2025 usai menyingkirkan wakil tuan rumah, Hina Akechi, dengan skor 23-21 dan 21-18 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Kamis (13/11).
 
Sempat tertinggal jauh 1-13 di gim pertama, Jorji-sapaan Gregoria-bangkit dengan permainan tenang dan sabar di laga kedua Kumamoto Masters tahun ini.
 
Gregoria memanfaatkan ketidaksabaran lawan dan membalikkan keadaan hingga merebut gim pertama dengan dramatis. Di gim kedua, peraih emas SEA Games 2023 itu tampil lebih stabil dan mampu menutup laga babak 16 besar Kumamoto Masters dalam dua gim.
 
 
"Secara permainan juga membaik. Di awal memang sempat tertinggal jauh, tapi saya tidak terlalu memikirkan poin, malah bisa main lebih aman dan lawan jadi tidak sabar," kata Gregoria usai laga.
 
Menurutnya, kunci kemenangannya hari ini terletak pada kemampuan menjaga fokus dan perubahan pola setelah interval dengan menjauhkan bola dari jangkauan lawan.
 
Hasil ini mengantarkan Gregoria kembali menembus babak delapan besar setelah di beberapa turnamen terakhir ia selalu tersingkir di babak-babak awal.
 
"Ini langkah kecil, tapi berarti untuk fase comeback setelah sakit kemarin," ucapnya.
 
Sementara itu, hasil berbeda dialami pasangan ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang harus terhenti di babak 16 besar usai dikalahkan unggulan ketiga asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, dengan skor 10-21, 16-21.
 
 
Apriyani mengakui permainan mereka tidak berjalan sesuai rencana. Lawan tampil dengan sangat siap dan mampu mengantisipasi permainan cepat mereka.
 
"Eksekusi kami juga kurang tenang dan terburu-buru sehingga banyak pukulan tidak efektif," kata Apri-sapaan Apriyani.
 
Meski kalah, ia menilai laga ini menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki pola komunikasi dan pengambilan keputusan di lapangan agar bisa lebih tenang.
 
Sementara itu, Fadia menilai bahwa pasangan Jepang itu memiliki kekuatan dan karakter permainan yang khas.
 
"Yuki/Mayu sudah setahun berpasangan dan hasilnya bagus. Mereka punya speed dan power dengan pola yang berbeda dibanding pasangan Jepang lain," kata Fadia.
 
Kekalahan ini membuat Indonesia dipastikan tanpa wakil di babak perempat final sektor ganda putri lantaran Apri/Fadia adalah satu-satunya wakil ganda putri yang ambil bagian di Kumamoto Masters 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H