AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, membuka langkahnya di Denmark Terbuka 2025 dengan kemenangan dramatis atas wakil Jepang, Kenta Nishimoto
Jonatan Christie mengalahkan Nishomoto pada babak 32 besar Denmark Terbuka yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Rabu (15/10) malam waktu setempat.
Jonatan Christie yang berstatus unggulan keenam Denmark Terbuka tahun ini sempat kehilangan gim pertama.
Namun ia membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan lewat skor akhir 10-21, 21-11, dan 21-7 dalam laga berdurasi 63 menit.
"Puji Tuhan bisa main baik hari ini. Di gim pertama saya cukup kaget karena laju shuttlecock terasa sangat kencang, jadi banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Jonatan usai laga.
Pebulutangkis berusia 28 tahun itu mengaku masih beradaptasi dengan kondisi lapangan pada awal pertandingan.
Namun, ia berhasil bangkit dan memanfaatkan momentum saat Nishimoto tampak menurun secara fisik di gim kedua dan ketiga.
"Di gim kedua mulai banyak tarik-menarik permainan dan terlihat Nishimoto agak kelelahan. Di gim ketiga saya manfaatkan dengan bermain lebih cepat," tambahnya.
Baca Juga: Rian/Rahmat Tumbangkan Unggulan Malaysia di Denmark Open 2025Jonatan akan berhadapan dengan wakil Jepang lainnya, Kodai Naraoka, di babak 16 besar. Ia mengaku sudah menyiapkan diri menghadapi duel yang diprediksi berlangsung alot.
"Besok lawan Kodai pasti lebih ulet dan tahan. Saya harus siap lebih capek dan berani adu pukulan," kata peraih medali emas Asian Games 2018 itu.
Sementara itu, dari sektor ganda putra, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus tersingkir di babak 16 besar.
Sabar/Reza kalah dua gim langsung dari unggulan kelima asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 14-21 dan 18-21.
Sabar mengakui timnya gagal menjaga momentum di poin-poin penting meski sempat unggul di awal gim pertama dan akhir gim kedua.
"Kami terburu-buru di momen krusial, ada kecerobohan yang membuat lawan bisa balik unggul. Liang/Wang memang bermain sangat baik hari ini," kata Sabar.
Senada dengan pasangannya, Reza menilai perubahan tempo dari lawan menjadi kunci kekalahan mereka.
"Wang Chang mempercepat permainan depan saat mereka tertinggal, jadi kami malah keduluan terus dan akhirnya tertekan. Mau coba ubah strategi malah sering salah sendiri," jelas Reza.
Dengan hasil ini, Indonesia masih menyisakan beberapa wakil di Denmark Terbuka 2025, termasuk Jonatan Christie dan pasangan ganda lainnya yang akan bertanding pada babak 16 besar, Kamis (16/10) waktu setempat.