Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia: Indonesia Siap Lawan Hongkong di Laga Perdana

AKURAT.CO, Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2025 atau Asian Badminton Mixed Team Championship akan bergulir di Conson Gymnasium, Qingdao, China, mulai Selasa (11/2) sampai Minggu (16/2).
Indonesia yang tergabung di grup B akan menghadapi Hong Kong lebih dulu di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia pada Selasa (11/2) sebelum menghadapi Malaysia di laga kedua pada Kamis (13/2).
Kemenangan pada laga pertama Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia kali ini cukup penting untuk bisa memuluskan langkah tim Merah Putih menuju babak knockout atau fase gugur.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia: Ditunjuk Jadi Kapten, Rinov dan Fadia Jaga Kekompakan
Jelang laga perdana melawan Hong Kong besok, tim bulutangkis Indonesia dalam kondisi siap tempur dan bakal turun dengan kekuatan terbaik.
"Secara persiapan sudah cukup baik. Istirahat dan pengembalian kondisi tubuh kami sudah maksimal," kata Muhammad Shohibul Fikri di Qingdao melalui keterangan resminya.
"Adaptasi dengan lapangan juga sudah dilakukan hari ini dan kemarin jadi kami siap untuk bertanding."
Menilik kekuatan calon lawan, Indonesia akan coba berusaha mewaspadai pemain senior Hong Kong, Tang Chun Man, yang kemungkinan bakalan bermain rangkap di sektor ganda putra dan ganda campuran.
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia: Alwi Farhan Pede Jadi Ujung Tombak Tunggal Putra
"Kami harus mewaspadai kehadiran Tang Chun Man. Walau spesialisasinya ganda campuran, tapi dia bisa bermain di ganda putra, jadi kami tidak boleh lengah," tambah Fikri.
Namun, siapapun pemain Indonesia yang dipercaya untuk tampil harus dalam kondisi siap. Semua laga sangat penting meski pemain yang turun diharapkan bisa bermain lepas tanpa beban untuk mencuri kemenangan.
Fikri juga menegaskan bahwa dirinya siap berpasangan dengan siapa saja jika dipercaya tampil pada laga perdana melawan Hong Kong Besok. Apalagi di sektor ganda putra mereka kerap bertukar pasangan saat latihan.
"Karena latihan sudah lama bersama. Sementara kalau lawan yang bertukar pasangan, kami juga harus cepat membaca polanya," kata Fikri.
Pencapaian terbaik Indonesia pada kejuaraan ini adalah tempat ketiga. Itu mereka dapatkan pada tahun 2019 di Hong Kong. Saat itu tim Merah Putih kalah 0-3 dari Jepang di babak semifinal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








