Akurat

Final BWF: Undian Gregoria Menguntungkan, Jonatan Berpeluang Kembali Kalahkan Shi Yu Qi

Leo Farhan | 10 Desember 2024, 21:35 WIB
Final BWF: Undian Gregoria Menguntungkan, Jonatan Berpeluang Kembali Kalahkan Shi Yu Qi
 
 
AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, adalah satu dari enam wakil Merah Putih yang bakal ambil bagian di BWF World Tour Finals (WTF) 2024 atau Final BWF.
 
Gregoria Mariska dijadwalkan tampil di Final BWF di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, 11-15 Desember mendatang.
 
Di babak penyisihan Final BWF nanti, Gregoria yang karib disapa Jorji itu tergabung di grup A bersama Wang Zhi Yi (China), Aya Ohori (Jepang), dan Busanan Ongbamrungphan (Thailand).
 
 
Pemilik perunggu Olimpiade Paris 2024 ini menyebut hasil undian yang dia dapatkan cukup bagus.
 
Namun, dia tidak ingin meremehkan lawan karena pemain yang lolos ke WTF 2024 adalah pemain-pemain yang mampu tampil konsisten sepanjang musim ini.
 
"Kalau dari saya harapannya bisa memenangi semua pertandingan di fase grup tapi mau fokus dulu di pertandingan pertama (vs Aya Ohori)," kata Gregoria di Hangzhou, Selasa (10/12), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
 
"Ingin bisa bermain lepas, bermain bagus dan bisa adaptasi dengan keadaan lapangan."
 
 
Atlet tunggal putri berusia 25 tahun itu juga bakal mewaspadai banyak hal dalam persiapannya turun di WTF 2024 kali ini. Apalagi semua lawan yang bakal dihadapi pasti sudah mempelajari pola permainannya.
 
"Jadi, saya tidak boleh kalah di adu pola strateginya. Ini turnamen penutup tahun dan pastinya saya punya target ingin menutup tahun dengan baik," jelas Gregoria.
 
Sementara dalam kesempatan terpisah, Pelatih Tunggal Putra Pelatnas PBSI, Harry Hartono, menyampaikan bahwa peluang anak asuhnya, Jonatan Christie, menghadapi wakil tuan rumah, Shi Yu Qi, di laga penyisihan grup B cukup terbuka.
 
Kemenangan pada semifinal China Masters 2024 beberapa pekan lalu akan coba diulangi tunggal putra yang karib disapa Jojo itu.
 
"Secara fisik, feeling pukulan dan pergerakan sudah oke. Untuk adaptasi dengan lapangan dan shuttlecock pun sudah tidak ada masalah," sahut Harry.
 
"Melawan Shi Yu Qi, plan A dan plan B-nya sudah kami siapkan. Dia dari sisi serangannya sangat baik, itu yang harus diredam dan diantisipasi."
 
Selain Jonatan dan Shi Yu Qi, grup B juga ditempati dua atlet tunggal putra lainnya, yakni Kodai Naraoka (Jepang), dan Kunlavut Vitidsarn (Thailand).
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H