Demi Peak Performance di Olimpiade Paris, Anthony Ginting Masih Pilih-pilih Turnamen

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, belum memutuskan bakal tampil di turnamen mana saja sebelum bergulirnya Olimpiade Paris 2024 pada Juli-Agustus mendatang.
Tetapi, runner-up All England 2024 itu sudah memastikan bakal tampil di ajang Indonesia Terbuka pada 4-9 Juni dan Kejuaraan Bulutangkis Asia (BAC) pada 9-14 April.
Anthony Ginting mengaku tidak akan mengikuti semua turnamen yang tersisa untuk bisa menjaga kondisi dan mendapatkan peak performance terbaik saat tampil di ajang Olimpiade Paris.
Baca Juga: Irwasnyah Berharap Jonatan dan Ginting Capai Peak Performance di Olimpiade Paris
"Ya, so far sampai hari ini, detik ini Puji Tuhan sehat. Jadi tinggal jaga kondisi saja, semoga nanti sampai berangkat (ke Olimpiade Paris) saya dalam kondisi yang sehat," kata Anthony Ginting saat ditemui awak media di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4).
"Lagi diskusi dengan pelatih (mengikuti turnamen apa saja). Yang pasti kami pilih-pilih juga, kalau mau diikuti semua (turnamen) badan juga pasti capek. Jadi kami dengan bijak diskusi dan memilih turnamen mana yang diikuti sebelum Olimpiade."
Ajang BAC dan Indonesia Terbuka masuk dalam daftar turnamen yang bakal diikuti Anthonu Ginting lantaran di BAC masih memperebutkan poin kualifikasi. Sedangkan Indonesia Terbuka menentukan tempat sebagai unggulan (seeded) di Olimpiade.
Disinggung hal apa yang paling penting dijaga sebelum tampil di Olimpiade, Ginting menyebut berusaha untuk tidak cedera. Sedangkan untuk faktor teknis dan non teknis sendiri ia menyebut sudah tidak ada kendala.
Baca Juga: Jonatan, Ginting, dan Fajar/Rian Pulang ke Indonesia Usai All England, Siap-siap Kejuaraan Asia
"Tapi intinya semua aspek sangat penting. Jaga motivasi pastilah. Apalagi ini Olimpiade, semua pemain pasti punya motivasi lebih. Ini turnamen bergengsi dan satu-satunya yang semua atlet dunia ingin capai hasil terbaik," jelasnya.
Sedangkan ketika ditanya siapa lawan yang ingin dihindari saat Olimpiade nanti, pria kelahiran Cimahi itu menyebut siapapun yang dihadapi nanti sama saja. Pasalnya persaingan di tunggal putra saat ini sangat merata.
"Jadi, kami (inginnya) menghindari top-top dulu. Tapi, terpenting siapa pun lawannya, kalau sudah siap, bisa mengalahkan siapapun. Di samping itu, saya mempersiapkan dan fokus ke diri sendiri, jangan sampai cedera dan terus latihan, teknis dan nonteknis. Jadi banyak komponen, tapi jadi satu," katanya menuntaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








