Akurat

Final BWF: Indonesia tanpa Gelar, Rionny Mainaky Akui Anak Asuhnya Gagal Capai Target

Badri | 17 Desember 2023, 10:38 WIB
Final BWF: Indonesia tanpa Gelar, Rionny Mainaky Akui Anak Asuhnya Gagal Capai Target

AKURAT.CO, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, menyatakan bahwa capaian pebulutangkis Indonesia di Final BWF atau BWF World Tour Finals 2023 tak sesuai target.

Pernyataan ini disampaikan Rionny Mainaky setelah dua wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Jonatan Christie, hanya bisa menjejakkan kaki ke semifinal Final BWF tahun ini.

“World Tour Finals adalah ujian akhir tahun ini,” kata Rionny Mainaky di Hangzhou, China, Minggu (16/12), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

Baca Juga: Final BWF: Jonatan Christie Kalah, Indonesia Tanpa Wakil di Partai Puncak

“Kita belum berhasil karena hanya dua sektor yang mencapai semifinal, ditargetkan final ternyata belum mampu tercapai.”

Indonesia mengirimkan enam wakil ke Final BWF tahun ini di semua sektor minus ganda campuran. Fajar/Rian serta Jonatan gagal memanfaatkan peluang untuk meraih gelar sebagai wakil Indonesia terakhir yang bertahan di turnamen.

Pada laga semifinal di Hangzhou Sports Olympic Expo Center, Hangzhou, China, Sabtu (15/12), Fajar/Rian yang tampil di nomor ganda putra disingkirkan wakil tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 20-22, 21-12, dan 16-21.

Sementara itu, Jonatan Christie juga menyerah atas pebulutangkis tunggal putra China lainnya, Shi Yuqi, dalam laga dua set dengan skor 16-21 dan 15-21.

“Saya harap semua tetap semangat, dengan hasil ini saya bisa memicu dan menjadi rapor untuk mengevaluasi dengan sangat serius bagi atlet dan para pelatih,” kata Rionny.

Baca Juga: Final BWF: Fajar/Rian Disingkirkan Wakil Tuan Rumah, Tetap Puas dengan Penampilan Sepanjang Pekan Ini

Menurut Rionny Mainaky, setelah Final BWF ia akan tancap gas untuk periode penting tahun depan di mana akan ada Olimpiade Paris 2024. Sebagai tradisi, Indonesia wajib meraih emas di pesta olahraga terbesar di dunia itu.

“Saya sebagai Kabid Binpres (PBSI) akan bekerja ekstra lebih keras untuk mempersiapkan atlet yang akan turun di kejuaraan  tahun depan,” kata Rionny.

“Ini perlu kerjasama tim dari bebagai pihak untuk mendukung target yaitu meraih medali di Olimpiade 2024 di Paris.”

Setelah Final BWF, para pebulutangkis nasional punya waktu sekitar tiga pekan sebelum kembali turun di kejuaraan pembuka musim, Malaysia Terbuka. Malaysia Terbuka akan digelar di Kuala Lumpur pada 9-14 Januari mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H