Diisukan Bakal Pindah Melatih Ke Negara Lain, Herry IP Tegaskan 'Masih Merah Putih, Asli'

AKURAT.CO, Pelatih spesialis sektor ganda, Herry Iman Pierngadi, memastikan bahwa ia akan tetap melatih Indonesia.
Pernyataan tersebut keluar setelah pelatih berjuluk Naga Api itu dirumorkan hengkang oleh netizen pencinta bulutangkis atau badminton lovers (BL) Indonesia.
Rumor tersebut mencuat setelah Herry IP mengunggah foto dirinya dan keluarga saat berada di salah satu restoran bernuansa khas Tiongkok.
Netizen menganggap postingan sang pelatih adalah ucapan perpisahan lantaran akan segera melatih negara lain.
Baca Juga: Pindah Melatih Ke Ganda Campuran, Herry IP Mengaku Butuh Adaptasi
"(Postingan itu) hanya ucapan selamat weekend saja, mungkin netizen terlalu (khawatir)," kata Herry IP di sela sesi latihan Pelatnas PBSI, Cipayung, Jumat (03/11/2023).
"Biasa-biasa saja, saya tetap di Indonesia, enggak kemana-mana, kan ini buktinya. Jadi jangan terlalu khawatir lah. Saya tetap Merah-Putih, asli."
Tidak heran jika rumor itu berkembang pesat. Pasalnya, mantan pelatih sektor ganda putra itu sempat beberapa kali didekati oleh Asosiasi Bulutangkis China (CBA).
Selama tur Eropa beberapa waktu lalu Herry IP juga terlihat tidak mendampingi wakil-wakil sektor ganda campuran Indonesia. Hal itu memperkuat rumor dirinya hengkang.
Ternyata alasan Herry IP absen mendampingi Rinov/Pitha dan kolega lantaran tengah fokus membina pemain ganda campuran yang tidak berangkat selama tur.
Baca Juga: PBSI Resmi Geser Herry IP Ke Ganda Campuran, Ganda Putra Diasuh Aryono Miranat
"Ya memang belum waktunya keluar-keluar dulu, masih bertapa dulu, latihan dulu. Masih banyak yang perlua diperhatikan," katanya.
"Masih banyak yang perlu dibenahi di mixed (ganda campuran). Belum power-nya, belum fisiknya, masih banyak lah. Butuh waktu yang sedikit lama."
Dalam waktu dekat, untuk mengincar poin Olimpiade juga, Herry IP sudah mulai menyusun program khusus bagi pasangan yang memang diproyeksikan tampil di Olimpiade.
Selain itu, pelatih berusia 61 tahun itu juga akan menyeleksi turnamen yang akan diikuti oleh pasukannya dengan seksama.
Menurutnya, pemilihan turnamen juga harus bisa dilakukan dengan tepat. Jangan sampai beberapa turnamen yang diikuti malah berdampak negatif bagi si pemain.
"PR nya masih banyak, tapi memang waktunya mepet. Jadi harus lebih pintar-pintar kasih program, kasih masukan ke mereka," kata Herry IP.
"Maksudnya, turnamennya harus dipilih dengan benar. Jangan sampai main di turnamen tinggi (tapi kalah) babak pertama-kedua. Dampaknya enggak baik untuk pemain itu sendiri."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






