Raih Gelar Juara Dunia Junior, Alwi Farhan Pelipur Lara Kegagalan Asian Games

AKURAT.CO, Di tengah kekecewaan kegagalan bulutangkis meraih medali di Asian Games Hangzhou 2022, kabar pelipur lara datang dari Washington, Amerika Serikat. Ya, di kota itu, pebulutangkis Indonesia, Alwi Farhan, sukses menjadi juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2023.
Bertanding di The Podium Arena, Spokane, Washington, Minggu (8/10), Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di daftar juara Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2023. Tak lain karena kesuksesannya mengalahkan wakil China, Hu Zhe An, dalam pertarungan final tiga set dengan skor 21-19, 19-21, dan 21-14.
Kemenangan melawan Hu Zhe An juga menunjukkan potensi Alwi Farhan sebagai generasi penerus tunggal putra Indonesia. Ia mengalahkan lawan setelah sempat tertinggal lebih dulu di dua set sebelum menuntaskan permainan dengan percaya diri di set ketiga.
Baca Juga: Kejuaraan Junior Asia: Soal Kartu Merah, Ini Pengakuan Alwi Farhan
"Kunci kemenangan tadi adalah, saya tampil lebih percaya diri. Tampil di final itu tidak hanya berbicara soal skill semata, tetapi juga mental, fokus, dan pikiran. Saya bisa menang berkat unggul di mental dan pikiran," kata Alwi Farhan usai laga sebagaimana dipetik dari keterangan resmi PBSI.
Selain mengobati kegagalan di Asian Games, sukses Alwi Farhan juga menjawab kerinduan untuk melihat wakil Merah Putih di podium juara sektor tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior. Alwi adalah orang pertama yang melakukannya sejak turnamen usia muda tersebut pertama kali digelar pada 1992.
“Alhamdulillah dan bersyukur saya bisa menang. Saya tidak menyangka bisa sampai di sini. Karena tahun lalu pun saya tahu betapa berat perjuangannya tampil di WJC (Kejuaraan Dunia Junior),” kata Alwi Farhan.
Baca Juga: Indonesia Berpeluang Gondol 2 Emas di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2023
“Kemenangan ini tak lepas berkat dukungan dan doa orang tua, keluarga, pelatih, rekan, dan team support hingga akhirnya saya bisa jadi juara seperti saat ini."
Indonesia sebenarnya punya dua wakil di final Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2023. Selain Alwi, ada Chiara Marvella Handoyo di tunggal putri namun harus kalah dengan skor 11-21 dan 9-21 atas wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh.
"Puji Tuhan dan tetap bersyukur bisa meraih posisi runner-up. Tetapi saya juga merasa kecewa karena gagal mengibarkan bendera Merah-Putih. Saya pengin-nya bisa juara, tetapi dengan hasil ini, tetap harus disyukuri," kata Chiara.
"Tadi kendala di lapangan, dari sisi tempo permainan, saya diatur lawan terus. Saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









