Asian Games: Bulutangkis Ditarget Raih Tiga Emas, Tumpuan Di Ganda Putra

AKURAT,CO, Tim Nasional Bulutangkis Indonesia menargetkan tiga medali emas di ajang Asian Games Hangzhou 2022, China, pada 23 September–8 Oktober 2023. Cabang olahraga bulutangkis sendiri mulai dipertandingkan pada 28 September–7 Oktober.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, di sela latihan di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Rabu (20/9).
"Pulang dari Hongkong (Terbuka) mereka sudah langsung latihan dan cukup siap ya. Ada (waktu) berapa hari ini dikondisikan, latihan enggak mulai dari nol lagi, mereka udah fight. Hari ini kita untuk perbaiki saja, jaga kondisinya. Saya lihat mereka sudah siap bertanding," kata Rionny.
Baca Juga: Asian Games: Turunkan Kekuatan Penuh, Berapa Target Realistis Indonesia Di Bulutangkis?
"Kita punya target tiga emas. Dari sektor beregu putra, tunggal putra sama ganda putra. Tetap masih yang itu, walaupun hasilnya kemarin belum maksimal. Tapi, (secara garis besar) naik semuanya untuk motivasi mereka. "
Rionny juga mengatakan bajwa status juara umum di Hong Kong Terbuka lalu bisa dijadikan motivasi untuk menambah kepercayaan diri jelang tampil di Asian Games edisi ke-19 tersebut.
Walau sempat kesulitan di Kejuaraan Dunia dan China Terbuka, tim bulutangkis Indonesia akhirnya mampu meraih dua gelar di Hong Kong Terbuka lewat sektor tunggal putra dan ganda putri.
Selain itu, Rionny juga mengomentari penampilan yang kurang konsisten dari duet ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Menurutnya, pasangan peringkat satu dunia itu sudah sangat siap menghadapi Asian Games.
Baca Juga: Aryono Miranat: Kepercayaan Diri Fajar/Rian Bermasalah
Pada Asian Games ini, sektor ganda putra termasuk sektor yang dibebankan meraih medali emas. Di mana secara tidak langsung target itu juga berada di pundak Fajar/Rian. Namun, Rionny optimistis nanti Fajar/Rian bakal memberikan hasil terbaik untuk Merah-Putih.
"Saya sudah evaluasi dengan pelatih, apa yang kurang-kurang. Saya rasa untuk Fajar/Rian (kurang) percaya dirinya, latihan fokus lagi. Harusnya mereka enggak perlu waktu lama lah (untuk bisa tampil konsisten)," kata Rionny.
Meski demikain, Rionny mengatakan bahwa krisis kepercayaan diri tidak hanya menghampiri Fajar/Rian, melainkan dialami secara garis besar oleh tim Indonesia. Ia juga mengakui pasukannya sempat lengah ketika berada di atas angin atau diunggulkan.
"Kalau menurut saya bukan dia (Fajar/Rian) saja dari kita (tim bulutangkis Indonesia). Biasanya gitu, kalau kita di atas, lawan mau menang. Dibilang lengah, ya agak lengah kita. Ya hampir semua sektor lah. Mereka itu udah bisa ngerti, dan tahu sebenarnya mereka kuat," kata Rionny lebih jauh.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







