Tak Ada Shi Yuqi, Li Shifeng pun Jadi
AKURAT.CO, Shi Yuqi saat ini adalah pemain tunggal putra terbaik China yang diharapkan menjadi penerus Lin Dan dan Chen Long. Namun, ada nama baru yang juga tak kalah potensialnya dari Shi Yuqi, yakni Li Shifeng.
Li Shifeng menjadi pemain yang memastikan kemenangan China atas Thailand di perempat final Piala Thomas 2020. Di Ceres Arena, Aarhus, Denmark (15/10), menang 21-13, 17-21, dan 21-7, melawan Kunvaalut Vitidsarn.
Sebelumnya, kemenangan China atas Thailand dibuka oleh tunggal putra no.10 dunia, Shi Yuqi yang mengalahkan Kantaphon Wangcharoen secara straight gim 21-14, 21-17.
Menyusul Shi, ganda putra He Jiting/Zhou Haodong menghancurkan Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren 21-10, 21-18 dalam dua gim langsung.
Li Shifeng, tunggal putra yang berperingkat 67 dunia ini sebenarnya tampil menggantikan pemain no.27 dunia, Lu Guanzu, yang berjuang mengalahkan Samemer Verman di pertandingan melawan India di partai terakhir fase grup.
Meski bukan sebagai tunggal putra andalan, namun penampilan Li Shifeng tidak mengewakan. Dia pun tetap solid bermain selama satu jam di dalam mengalahkan Kunvalut untuk pertama kalinya.
Melansir dari The Star, Shifeng yang berperingkat 8 nasional itu kalah dari Thailand dalam lima pertemuan terakhirnya. Dia bahkan belum bisa menang satu set pun dari Kunlavut di Asian Junior 2017, Dutch Junior 2018, German Junior 2018, International Challenge Iran 2019, dan Korea Master 2019.
Dengan mengalahkan Kunvalut, Shifeng membuktikan bahwa dia telah meningkat secara luar biasa dalam dua tahun terakhir. Dia belum kalah satu set pun di Piala Thomas dan memenangkan semua tiga pertandingan di fase grup.
Tantangan Li Shifeng
Selanjutnya Karena peringkatnya lebih rendah, Shifeng belum punya kesempatan tampildi turnamen tingkat tinggi yang digelar BWF. Adanya pembatalan banyak turnamen akibat pandemi juga membuat China lebih sering menyimpannya.
Namun, dengan melihat penampilan apiknya di Piala Thomas, China sepertinya sudah bisaa tersenyum lega. Akhirnya mereka punya calon lain untuk meneruskan supremasi Lin Dan dan Chen Long di masa depan.
Meski begitu, perjalanan Shifeng masih panjang. Dia harus mengungguli enam tunggal putra China yang ada di atasnya, termasuk Yuqi (8), Guangzu (27), Huang Yuxiang (29), Zhao Junpeng (40), dan Sun Feixiang (49).
China sendiri akan menghadapi Jepang di babak semifinal Piala Thomas yang digelar hari ini, Sabtu (16/10/21). Shifeng diprediksi akan diandalkan China lain dan mungkin bakal menghadapi Kanta Tsuneyama sebagai tunggal kedua atau Kenta Nishimoto di tunggal ketiga.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




