Akurat

Masih Bermain di Usia 40 Tahun, Ini Kendala yang Dihadapi Hendra Setiawan

Leo Farhan | 26 September 2024, 14:15 WIB
Masih Bermain di Usia 40 Tahun, Ini Kendala yang Dihadapi Hendra Setiawan
 
 
AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, bisa dibilang sebagai salah satu pasangan tertua di ajang BWF World Tour.
 
Bagimana tidak? Hendra saat ini berusia 40 tahun sementara Ahsan sudah di usia 37 tahun. Pun begitu, kemampuan mereka di atas lapangan masih diperhitungkan.
 
Namun, dalam lima tahun terakhir ini langkah terbaik yang bisa didapatkan oleh duet ganda putra berjuluk The Daddies ini hanyalah posisi runner-up.
 
 
Sejak musim 2020 sampai saat ini, mereka hanya mampu tampil sebagai finalis. Di musim ini, misalnya, mereka hanya sekali berada di partai final saat tampil di ajang Australia Terbuka.
 
Sayang, di kejuaraan Super 500 tersebut Hendra/Ahsan harus kembali keluar sebagai runner-up usai takluk straight set dengan skor 11-21 dan 10-21 dari pasangan ganda terbaik dunia, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.
 
Di usia yang tidak muda lagi, Hendra menyebut recovery menjadi salah satu kendala yang harus dia hadapi. Butuh waktu yang cukup lama agar dia bisa kembali berada di kondisi 100 persen.
 
"Susah, terutama di recovery-nya. Jadi dulu biasanya pagi latihan capek, sore udah siap lagi. Ini ya mungkin butuh satu hari. Jadi ya mungkin sekarang enggak 100 persen saya latihan, cuma 70-80 persen itu udah cukup, yang penting stabil," kata Hendra di Jakarta, Rabu (25/9).
 
Namun, berbeda saat tampil di turnamen. Jika bertanding, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh karena dalam satu hari dia hanya melakoni satu pertandingan.
 
"Yang ngaruh itu di latihan. Jadi ini kalau pagi capek nih, sore kadang kalau capek, ya saya izin, kalau enggak ya saya latihan," katanya.
 
 
Selain itu, salah satu alasannya memutuskan pensiun adalah karena keluarga. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu mengatakan bahwa sang anak sudah mulai protes selalu ditinggal bertanding ke luar negeri.
 
"Anak-anak gede kan jarang di rumah saya. Jadi, ya harus planning sih, cuma saya harus ngobrol lah sama keluarga dulu gimana, nanti Desember baru di-obrolin," terangnya.
 
Sadar dengan usia, Hendra juga mengungkapkan masa depan kariernya sebagai pemain profesional akan diputuskannya akhir tahun nanti.
 
Dia bahkan sudah mulai mengambil ancang-ancang untuk jadi seorang pelatih.
 
Hal tersebut mulai dia praktikkan saat mendampingi pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja dan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
 
Walau tidak menampik bakal menjadi pelatih ke depannya, namun Hendra mengaku masih butuh banyak belajar cara melatih pemain. 
 
"Saya harus belajar banyak dulu, karena ngelatih enggak gampang menurut saya. Mungkin kalau pemain enggak usah mikir banyak-banyak, latihan, istirahat, latihan, istirahat. Tapi, kalau pelatih kan harus mikirin pemainnya kurang apa," katanya.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H