Akurat Logo

Jepang Terbuka: Langkah Janice Tjen Terhenti di Putaran Pertama, Langsung Fokus Berburu Trofi Ganda

Dian Eko Prasetio | 19 Oktober 2026, 18:38 WIB
Jepang Terbuka: Langkah Janice Tjen Terhenti di Putaran Pertama, Langsung Fokus Berburu Trofi Ganda
Petenis asal Indonesia, Janice Tjen, saat beraksi menghadapi wakil Ukraina, Dayana Yastremska, di babak 32 besar Monterrey Terbuka 2026 di Monterrey, Meksiko, Selasa (25/8/2026). X/Abierto_GNP.

AKURAT.CO, Perjalanan petenis putri Indonesia, Janice Tjen, di ajang WTA 250 Jepang Terbuka 2026 harus terhenti lebih awal. Janice dipaksa mengakui keunggulan wakil Amerika Serikat, Ashlyn Krueger, pada babak 32 besar yang berlangsung di Utsubo Tennis Center, Osaka, Jepang, Senin (19/10/2026).

Janice takluk dua set langsung dengan skor kembar 4-6 dan 4-6 dalam pertarungan 32 Besar Jepang Terbuka yang berjalan cukup ketat.

Sejak awal set pertama laga Jepang Terbuka kali ini, Ashlyn Krueger tampil sangat solid dengan mengandalkan akurasi servis serta dominasi poin pada gim servisnya sendiri.

Janice Tjen sebenarnya sempat memberikan perlawanan gigih di set kedua untuk mengejar ketertinggalan. Namun konsistensi Krueger dalam memanfaatkan peluang membuat langkah petenis andalan Merah Putih tersebut gagal membendung kemenangan sang lawan.

Baca Juga: Wuhan Terbuka: Penampilan Solid Bawa Janice Tjen ke 16 Besar, Berpeluang Hadapi Aryna Sabalenka

Meski harus menelan kekalahan dua set langsung, pertarungan kedua petenis sejatinya menyajikan catatan statistik yang cukup menarik. Janice tampil sangat tajam lewat servisnya dengan mengemas delapan kali ace, dua kali lipat lebih banyak dibanding Krueger yang hanya membukukan empat ace.

Kendati demikian, keunggulan ace tersebut diwarnai empat kali kesalahan ganda (double fault) dari Janice. Sedangkan Krueger tampil lebih bersih dengan hanya mencatatkan satu double fault.

Kunci keunggulan Krueger terletak pada efektivitas servis yang jauh lebih stabil. Petenis Amerika Serikat itu mengunci persentase servis pertama mencapai 77 persen dan sukses mengamankan 80 persen raihan poin dari servis pertama serta 82 persen poin dari servis kedua.

Di sisi lain, meski Janice mampu meraih 78 persen poin dari servis pertamanya, persentase servis pertama Janice berada di angka 61 persen dan perolehan poin dari servis keduanya merosot hingga 50 persen.

Selain itu, ketajaman Krueger dalam memanfaatkan peluang break point menjadi pembeda utama. Krueger sukses mengonversi dua dari enam kesempatan break point yang didapatnya sementara Janice tak mampu memaksimalkan satu-satunya peluang break point yang diperoleh sepanjang laga.

Secara keseluruhan, Krueger memenangi 12 gim untuk meraup 65 total poin. Sekaligus mengungguli Janice yang hanya mengoleksi delapan gim serta 52 total poin.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.