Penerus Tyson Fury vs Anthony Joshua, Daniel Dubois dan Moses Itauma Diprediksi Jadi Rivalitas Legendaris Masa Depan

AKURAT.CO, Era kejayaan Tyson Fury dan Anthony Joshua di kancah tinju kelas berat Britania Raya dipastikan bakal segera menemui babak akhir lewat mega duel mereka Desember mendatang.
Namun, masa depan divisi para raksasa di Inggris dipastikan tetap berada di jalur yang tepat seiring mencuatnya potensi rivalitas baru antara Daniel Dubois dan Moses Itauma.
Daniel Dubois baru saja menegaskan dominasinya usai mengemas kemenangan KO spektakuler dua ronde atas Fabio Wardley demi mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat WBO.
Di sisi lain, Moses Itauma saat ini tengah menatap proses rebuilding usai menelan kekalahan perdana dari Filip Hrgovic.
Baca Juga: Superior! Daniel Dubois Jatuhkan Fabio Wardley di Tarung Ulang Gelar WBO
Meskipun memiliki jalur yang berbeda saat ini, promotor Frank Warren yang menaungi kedua petinju tangguh tersebut melihat potensi besar untuk mempertemukan mereka di masa depan sebagai suksesor Tyson Fury dan Anthony Joshua.
Daniel Dubois dan Moses Itauma dinilai memiliki keunggulan usia yang jauh lebih matang untuk bertarung di masa puncak karier mereka. Dubois kini berusia 29 tahun sementara Itauma baru menginjak 21 tahun.
"Saya harap begitu. Anda butuh pasangan berdansa di atas ring," kata Dubois saat ditanya mengenai potensi duelnya melawan Itauma, dikutip dari Sky Sports, Senin (19/10/2026).
Perjalanan karier Dubois sendiri bisa menjadi cerminan sempurna bagi Itauma. Sebelum menjadi juara dunia WBO dan bangkit dari bayang-bayang dua kekalahan atas Oleksandr Usyk, Dubois pernah merasakan titik nadir saat bertekuk lutut di tangan Joe Joyce pada 2020.
Pengalaman bangkit dari keterpurukan itulah yang kini diyakini bakal membentuk mental Itauma menjadi petinju yang jauh lebih berbahaya. Promotor Frank Warren bahkan sangat optimistis kekalahan dari Hrgovic justru akan menempa sang wonderkid.
"Itulah yang membuat Anda menjadi petinju yang lebih baik. Dia baru berusia 21 tahun. Dia akan melakoni laga comeback pada Januari dan saya yakin dia akan bisa melaluinya, lalu kita akan melihat berbagai skenario ke depannya," jelas Frank Warren.
"Posisi tinju Inggris saat ini sangat luar biasa. Kami berada dalam misi untuk menyatukan para petinju kelas berat ini dan mewujudkan pertarungan-pertarungan besar."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo






