Asian Games: Bersiap Debut, Timnas Teqball Indonesia Targetkan Bawa Pulang Medali

AKURAT.CO, Tim Nasional Teqball Indonesia terus mematangkan persiapan jelang tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski status cabang olahraga tersebut masih debut, wakil Merah Putih diharapkan mampu menyumbangkan medali.
Optimisme tersebut disampaikan oleh Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) sekaligus Wakil Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Harry Warganegara, saat meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Teqball di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur, Minggu (9/8/2026).
"Melihat rekam jejak prestasinya, teqball punya peluang menyumbangkan medali bagi Kontingen Indonesia di Asian Games 2026 nanti," kata Harry.
Dari sejumlah kategori yang dipertandingkan, Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (PP POTSI) memfokuskan kontingen Indonesia pada tiga nomor pertandingan yang dinilai paling kompetitif dan memiliki peluang terbesar.
Harry menilai langkah strategis pemilihan nomor ini sangat krusial untuk memaksimalkan potensi atlet dalam membawa pulang medali tanpa membebankan target pada jenis medali tertentu secara spesifik, melainkan fokus pada performa maksimal di partai puncak.
"Minimal dari tiga nomor yang kita ikuti, insyaallah kita bisa masuk final. Itu harapan dari kita. Tentu target utamanya adalah medali. Kalau bercita-cita harus tinggi, tetapi kita juga harus realistis," katanya.
Kesiapan Timnas Teqball Indonesia menuju Jepang telah dibangun melalui proses panjang. Ketua Umum PP POTSI, Jovinus Carolus Legawa, mengungkapkan bahwa program pelatnas telah bergulir sejak dua tahun lalu sebagai langkah antisipatif melihat peluang teqball di level internasional.
Saat ini, tim Merah Putih ditangani oleh pelatih asal Hungaria, Gabriel Kota, dan diperkuat oleh empat atlet berpengalaman yang sebelumnya sukses menyumbangkan medali perak pada ajang SEA Games Thailand 2025.
"Dengan persiapan yang sudah kami lakukan, kami tentu berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kami mohon doa dan dukungan agar kami bisa mengharumkan nama bangsa di Jepang nanti," beber Jovinus.
Selain persiapan teknis dan strategi di lapangan, Tim CdM Indonesia memastikan seluruh kebutuhan pendukung nonteknis para atlet terpenuhi dengan optimal. Aspek kenyamanan logistik, rute penerbangan efisien tanpa banyak transit, hingga fasilitas di arena pertandingan menjadi prioritas utama.
"Kita akan memastikan kenyamanan atlet selama perjalanan. Intinya, kesiapan yang disiapkan dari tim CdM adalah dari sisi kenyamanan sejak perjalanan, latihan, sampai bertanding, sehingga mereka bisa tampil fokus dan memberikan hasil terbaik," kata Harry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








