Ogah Rematch Kontra Fury, Oleksandr Usyk Kini Lirik Mega Duel Lawan Deontay Wilder

AKURAT.CO, Keputusan Oleksandr Usyk untuk menanggalkan seluruh sabuk juara dunianya (WBC, IBF, dan WBA) memicu rumor kejutan baru.
Petinju tak terkalahkan asal Ukraina tersebut dikabarkan langsung membidik mantan penguasa kelas berat asal Amerika Serikat, Deontay Wilder, sebagai lawan berikutnya.
Sinyal hijau pun langsung dikirimkan oleh kubu DeontaynWilder. Manajer Wilder, Shelly Finkel, menegaskan bahwa petinju berjuluk "The Bronze Bomber" itu menyambut baik kesempatan untuk beradu jotos dengan salah satu petarung terbaik di era modern tersebut, asalkan bayarannya setimpal.
Bagi Deontay Wilder, menghadapi Oleksandr Usyk bukan sekadar mencari panggung comeback, melainkan sebuah misi pemenuhan ambisi besar yang telah dipatok sejak awal karier profesionalnya.
"Jika syarat-syaratnya sesuai, Deontay akan menyambut kesempatan melawan Usyk. Usyk adalah juara hebat dan merupakan sebuah kehormatan bisa bertarung dengannya," kata Shelly Finkel dikutip laman Sky Sports.
Senada dengan sang manajer, Wilder juga sangat optimistis laga ini bakal terealisasi.
"Dia adalah salah satu yang terbaik di era ini. Saya membutuhkan pertarungan melawannya untuk mencapai apa yang ingin saya capai. Itu bisa terjadi dan akan terjadi. Selama saya masih memiliki keyakinan, pertarungan itu akan terwujud," tegas Wilder.
Oleksandr Usyk sendiri baru saja melewati malam dramatis saat menghentikan bintang kickboxing Rico Verhoeven.
Meski kemenangan TKO-nya memicu gelombang kontroversi terkait keputusan wasit, kubu Usyk tampaknya enggan mengambil opsi laga ulang (rematch) komersial melawan Verhoeven.
Lebih dari itu, Ready To Fight selaku perusahaan promosi yang menaungi Usyk, juga resmi menutup pintu rapat-rapat untuk menggelar laga trilogi melawan Tyson Fury. CEO Ready To Fight, Sergey Lapin, menilai babak persaingan dengan Fury sudah selesai.
"Saya tidak melihat ada gunanya lagi. Oleksandr sudah mengalahkan Tyson Fury dua kali dan menjawab semua pertanyaan di atas ring," ketus Lapin.
Jika benar terjadi, laga Usyk vs Wilder kemungkinan akan berlangsung di Amerika Serikat karena dianggap punya nilai jual tinggi.dengan Arab Saudi sebagai lokasi alternatif.
Namun, Usyk sebenarnya punya impian untuk bisa menggelar pertarungan perpisahan di tahan kelahirannya, Ukraina. Sayangnya, hal ini masih belum memungkinkan mengingatkan situasi saat ini.
Oleksandr Usyk saat ini memegang rekor sempurna tanpa kekalahan di kancah profesional.
Sepanjang kariernya, ia telah mengukir tinta emas dengan menjadi juara dunia tak terbantahkan (undisputed) satu kali di kelas penjelajah dan dua kali di kelas berat.
Kini, dengan statusnya yang bebas dari beban wajib pertahanan sabuk federasi, duel non-gelar melawan Deontay Wilder di Amerika Serikat diprediksi akan menjadi magnet baru yang sangat menguntungkan secara bisnis, sekaligus menjadi laga pembuktian bagi Wilder apakah dirinya masih memiliki taji di kelas para raksasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






