Final IBL: Pelatih Bogor Hornbills Tegaskan Timnya Bukan Kejutan, Siap untuk Menang

AKURAT.CO, Bogor Hornbills menegaskan kesiapan mereka menghadapi partai puncak Indonesian Basketball League (IBL) 2026 melawan Pelita Jaya Jakarta.
Gim pertama final IBL akan berlangsung di PJ Arena, GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Pelatih Bogor Hornbills, Cesar Camara mengaku timnya telah mempersiapkan diri secara maksimal sejak sepekan terakhir. Menurutnya, seluruh pemain berada dalam kondisi yang baik untuk menghadapi laga terbesar musim ini.
"Kami sudah mempersiapkan final sejak minggu lalu. Para pemain dalam kondisi yang bagus dan kami siap memainkan final," kata Cesar Camara dalam sesi latihan jelang pertandingan di PJ Arena, Kuningan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Keberhasilan Hornbills menembus final musim ini memang menjadi salah satu cerita terbesar di IBL 2026. Namun sang pelatih menolak jika pencapaian timnya dianggap sebagai kejutan semata.
https://akurat.co/arena/866564/final-ibl-pelita-jaya-waspadai-trio-asing-bogor-hornbills
Menurut dia, perjalanan Hornbills hingga ke partai puncak merupakan hasil dari kerja keras yang telah dibangun sepanjang musim. Ia menyoroti sejumlah pencapaian bersejarah yang berhasil diraih tim asal Bogor tersebut.
Mulai dari enam kemenangan beruntun pada awal musim, mengirim lima pemain ke ajang All-Star, hingga finis di peringkat ketiga klasemen reguler setelah musim sebelumnya berada di papan bawah.
Tidak hanya itu, Hornbills juga mencatat sejarah dengan lolos dari babak perempat final untuk pertama kalinya dan menyingkirkan Satria Muda yang selama ini menjadi salah satu kekuatan besar di kompetisi basket nasional.
"Kami membuat sejarah ketika mengalahkan Satria Muda untuk pertama kalinya. Sekarang kami kembali membuat sejarah dengan mencapai final. Jadi ini bukan kejutan, melainkan hasil dari kerja keras organisasi dan para pemain," ujarnya.
Menghadapi Pelita Jaya yang berstatus juara bertahan dan langganan final, Hornbills menyadari tantangan yang menanti tidak akan mudah.
Apalagi lawan diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Andakara Prastawa, Vincent Kosasih, hingga Agassi Goantara.
Meski demikian, sang pelatih menegaskan timnya tidak datang ke final dengan rasa takut. Ia meminta para pemain memiliki keyakinan penuh bahwa mereka mampu bersaing melawan skuad bertabur bintang milik Pelita Jaya.
"Kalau kami ingin mengalahkan Pelita Jaya, kami harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Bukan berarti meremehkan lawan, tetapi kami harus percaya bahwa kami bisa bersaing dengan mereka," katanya.
Hornbills sebenarnya sudah dua kali bertemu Pelita Jaya pada musim reguler dan selalu menelan kekalahan. Namun kedua pertandingan berlangsung ketat dan ditentukan pada menit-menit akhir.
Pada pertemuan pertama, Hornbills sempat unggul enam poin di kuarter keempat sebelum akhirnya kalah. Sementara pada laga kedua, mereka masih memiliki peluang menyamakan kedudukan pada penguasaan bola terakhir.
Berkaca dari pengalaman tersebut, pelatih Hornbills menilai kunci pertandingan final nanti adalah kemampuan mengelola tekanan dan mengambil keputusan yang tepat pada momen-momen krusial.
"Saya memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat dan kompetitif. Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana menghadapi tekanan pada menit-menit akhir dan membuat keputusan yang benar," tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pelita Jaya yang kembali melangkah ke final untuk keenam kalinya secara beruntun. Namun di saat yang sama, Hornbills siap memberikan perlawanan terbaik demi mengukir sejarah baru bagi klub.
"Saya menghormati Pelita Jaya atas konsistensi mereka. Tetapi saya yakin ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah bagi mereka," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas







