NBA All-Star: Format Baru Sukses Besar! Kawhi Leonard Bawa Tim Amerika Serikat Berjaya

AKURAT.CO - Format anyar NBA All-Star Game 2026 yang digelar di Intuit Dome, Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (15/2) waktu setempat, terbukti ampuh menjawab kritik.
Mengusung rivalitas antara tim Amerika Serikat (Stars & Stripes) melawan Tim Dunia (World), laga NBA All-Star berlangsung kompetitif serta diakhiri dengan aksi heroik Kawhi Leonard.
Bintang Los Angeles Clippers, Kawhi Leonard, benar-benar memberikan pertunjukan bagi publik tuan rumah di laga NBA All-Star kali ini.
Leonard mencetak 31 poin hanya dalam durasi 12 menit pada gim ketiga turnamen mini ini.
Tembakan tiga angkanya saat laga tersisa 3,5 detik memastikan kemenangan Tim Stripes atas Tim World dengan skor 48-45.
Leonard menunjukkan performa sangat efisien dengan akurasi sebelas dari 13 tembakan, termasuk enam dari tujuh tembakan tiga angka.
Upaya bertahan dari Victor Wembanyama dan kolega gagal membendung 'The Klaw'.
Wembanyama sendiri memimpin Tim World dengan 19 poin, namun gagal menyamakan kedudukan setelah tembakan tiga angkanya pada detik terakhir meleset.
Baca Juga: NBA All-Star: Stephen Curry Raih MVP Bersama Tim Shaq's dalam Format Baru Empat Tim
LeBron James, yang mencatatkan rekor penampilan All-Star ke-21, sempat membawa Stripes unggul melalui putback dunk sebelum disamakan oleh lemparan bebas Wembanyama hingga akhirnya Leonard melepaskan tembakan maut.
Formula Rahasia Tingkatkan Intensitas
NBA sepertinya telah menemukan "formula rahasia" untuk menghidupkan kembali gairah All-Star.
Dengan membagi pemain menjadi tiga tim, yaitu Stars (AS Muda), Stripes (AS Veteran), dan World (Internasional), intensitas permainan meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Scottie Barnes (Toronto Raptors) menjadi penentu kemenangan Tim Stars atas Tim World dengan skor 37-36 melalui babak overtime.
Anthony Edwards sempat membawa laga ke babak tambahan lewat tembakan tiga angka krusial.
Sementara itu, duel sesama pemain Amerika Serikat pada babak round robin dimenangi oleh Tim Stripes atas Tim Stars dengan skor 42-40.
De’Aaron Fox menjadi pahlawan melalui tembakan tiga angka tepat saat buzzer berbunyi setelah menerima umpan matang dari Donovan Mitchell.
"Para pemain veteran unggul 1-0. Kami memiliki banyak pemain dengan pengalaman tinggi, jadi dalam situasi apa pun, kami tahu cara menjaga ketenangan serta mengeksekusi strategi," kata LeBron James dalam wawancara singkat di atas lapangan.
Atmosfer Intuit Dome dan Kembalinya Doncic
Gelaran kali ini terasa spesial dengan kehadiran mantan Presiden AS, Barack Obama, yang mendapatkan standing ovation dari penonton.
Stadion baru Clippers yang futuristik ini juga menghadirkan nuansa nostalgia saat John Tesh membawakan lagu ikonik "Roundball Rock" secara live, menandai kembalinya NBA ke jaringan NBC musim ini.
Menariknya, meskipun bermain di Los Angeles, penonton di Intuit Dome yang didominasi fan Clippers justru menyoraki (booing) LeBron James dan Luka Doncic setiap kali mereka memegang bola.
LeBron menanggapi hal tersebut dengan santai. "Laga ini tidak berarti apa-apa bagi saya karena ini bukan gedung kami. Ini adalah pertandingan tandang bagi saya," candanya.
Kabar baik juga datang dari Luka Doncic. Pemimpin skor NBA tersebut sempat bermain selama lima menit awal setelah sebelumnya diragukan tampil akibat cedera hamstring.
Penampilan singkat ini membuktikan komitmennya menghibur fan di ajang para bintang ini.
Laga sendiri berakhir untuk kemenangan Tim Stars yang berhasil menjinakkan permainan senior mereka di Tim Stripes dengan skor akhir 47-21.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








