Erick Thohir Masih 'Gantung' Hasil Evaluasi SEA Games 2025, Ada Apa?
Leo Farhan | 2 Januari 2026, 20:34 WIB

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, masih enggan buka suara terkait detail hasil evaluasi kontingen Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
Alih-alih membeberkan progress teknis SEA Games Thailand, Erick Thohir memilih fokus merapikan "dapur" kementerian di awal tahun. Hal tersebut disampaikan Erick saat ditemui di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (2/1).
Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu tampak santai dan tetap irit bicara mengenai peninjauan ulang pesta olahraga dua tahunan tersebut. Erick Thohir berdalih, urusan administratif dan penyusunan anggaran menjadi prioritas utamanya saat ini.
"Enggak-enggak, baru ngantor sehari. Baru review anggaran. Selamat tahun baru," ujar Erick singkat kepada awak media.
Meski saat ini masih bungkam soal hasil evaluasi, Erick sebelumnya sempat menegaskan bahwa Pemerintah tidak ingin terbuai dengan prestasi di SEA Games Thailand.
Indonesia diketahui berhasil membawa pulang 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu, untuk menempati peringkat dua klasemens sebagai capaian terbaik di luar kandang dalam tiga dekade terakhir.
Erick menegaskan bahwa evaluasi mendalam adalah harga mati untuk memetakan cabang olahraga (cabor) potensial jelang gelaran yang lebih bergengsi seperti Asian Games dan Olimpiade.
"Kita bergerak cepat, kita tidak mau terlena dengan hasil positif ini. Saya bersama tim evaluasi duduk bersama untuk membahas garis besar bagaimana performa kontingen kita," kata Erick beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Erick menargetkan peta kekuatan atlet Indonesia sudah harus jelas pada pertengahan Januari ini. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat agenda olahraga internasional yang padat sudah menanti, termasuk Asian Games 2026 di Jepang.
Menurutnya, akurasi tinjauan kontribusi setiap cabor akan menjadi variabel penentu dalam pengiriman kuota atlet. Erick menyadari bahwa waktu persiapan sangatlah sempit.
"Di pertengahan Januari, saya ingin kita sudah bisa memetakan potensi emas kita di Asian Games. Waktu yang kita miliki tidak lama lagi, kurang dari sembilan bulan (menuju agenda besar). Kita butuh segera merumuskan strategi dan perencanaan yang matang," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina






