IOC akan Bicara dengan Pemerintah Indonesia Soal Penolakan Atlet Israel di Kejuaraan Dunia

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akhirnya bereaksi dengan penolakan Indonesia memberikan visa kepada atlet Israel yang akan bertanding di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Dalam keterangan resminya yang dirilis pada Sabtu (18/10), IOC mengaku khawatir ketika mengetahui bahwa Pemerintah Indonesia menolak atlet beserta delegasi Israel yang akan berpartisipasi di kejuaraan yang bakal digelar di Jakarta itu.
IOC menekankan bahwa tuan rumah mesti mematuhi prinsip memberikan kesempatan kepada seluruh atlet yang layak turun di kompetisi.
Namun, IOC menyadari bahwa sikap Indonesia didasari atas genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Gaza.
“IOC menyadari bahwa pembatasan akses oleh negara tuan rumah kepada para atlet, dan pemboikotan dan pembatalan kompetisi karena ketegangan politik,” tulis IOC di laman resmi mereka.
“Tindakan-tindakan ini mencabut hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga.”
Secara khusus IOC juga menyoroti perjanjian damai untuk Gaza yang ditandatangani sejumlah pemimpin dunia di Mesir pada 13 Oktober lalu. Perjanjian, kata IOC, yang bahkan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“IOC menyesalkan situasi ini, terutama setelah langkah maju luar biasa kesepakatan damai di Pertemuan Damai di Mesir, yang disaksikan oleh Presiden Indonesia,” kata IOC.
Baca Juga: Banding Israel Ditolak CAS, Indonesia Tidak Melanggar Aturan FIG
“Dewan Eksekutif IOC akan mendiskusikan situasi Indonesia–untuk semua pemangku kepentingan–pada pertemuan berikutnya. Olahraga harus tetap menjadi tempat yang aman bagi para atlet untuk mengisi impian mereka; dan atlet tidak seharusnya bertanggungjawab atas keputusan politik.”
Israel sebenarnya sudah mengajukan banding atas keputusan Indonesia ke Pengadilan Arbitrase Internasional (CAS). Namun, CAS menolak banding itu dengan menyebut bahwa pemberian visa adalah sepenuhnya kuasa Pemerintah Indonesia.
Dari sisi keolahragaan, Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang digelar di Arena Indonesia, Jakarta, 19–25 November, cukup memiliki arti penting bagi eksistensi Israel di tengah konflik di Gaza.
Terutama karena mereka memiliki juara bertahan di kategori senam lantai putra atas nama Artem Dolgopyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








