Kejuaraan Dunia Atletik: Sydney McLaughlin-Levrone Raih Emas 400 Meter, Tercepat 40 Tahun Terakhir
Leo Farhan | 19 September 2025, 19:43 WIB

AKURAT.CO, Pelari Amerika Serikat, Sydney McLaughlin-Levrone, menorehkan sejarah baru di Kejuaraan Dunia Atletik Tokyo 2025 dengan meraih medali emas nomor 400 meter dengan catatan waktu 47,78 detik.
Catatan waktu yang ditorehkan McLaughlin-Levrone pada final 400 meter putri Kejuaraan Dunia Atletik di National Stadium Japan, Tokyo, Kamis (18/9), itu sekaligus menjadi waktu tercepat dalam 40 tahun terakhir.
Dalam kondisi lintasan basah dan hujan, McLaughlin-Levrone mampu tampil dengan tenang. Berlari di lintasan kelima, ia menjaga ritme hingga tikungan terakhir, sebelum menyalip juara Olimpiade asal Republik Dominika, Marileidy Paulino.
Hal tersebut membuat Paulino harus puas dengan perak setelah finis di peringkat kedua dengan catatan waktu 47,98 detik dan menempatkannya sebagai pelari tercepat ketiga sepanjang sejarah.
Sementara medali perunggu nomor 400 meter putri Kejuaraan Dunia Atletik 2025 diraih pelari Bahrain, Salwa Eid Naser, dengan catatan waktu 48,19 detik.
Capaian McLaughlin-Levrone sekaligus melengkapi masa transisinya dari spesialis nomor lari 400 meter gawang di mana ia memegang rekor dunia dan mengoleksi dua emas Olimpiade serta satu emas dunia ke nomor 400 meter.
Catatan waktu tersebut membawa atlet berusia 26 tahun itu di posisi kedua daftar sepanjang masa, hanya terpaut 0,18 detik dari rekor dunia Marita Koch (Jerman Timur) yang bertahan sejak 1985.
"Saya percaya pada latihan saya. Saya tahu waktunya akan datang. Pelatih saya selalu bilang, kalau mau jadi juara, sabuknya harus direbut. Dan malam ini, saya melakukannya," ujar McLaughlin-Levrone dikutip laman The Guardian.
Selain itu, ia juga tak menutup kemungkinan untuk mencoba turun di dua nomor sekaligus, yaitu di nomor 400 meter dan 400 meter gawang pada Olimpiade Los Angeles 2028.
"Kami perlu bicara soal jadwal nanti. Kalau ada jeda hari di antara kedua nomor, mungkin saya bisa mencoba keduanya," katanya.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Atletik: Rekor Baru Lagi, Kali Ini di Nomor Lempar Martil Lewat Ethan Katzberg
Selain catatan gemilang yang ditorehkan McLaughlin-Levrone, beberapa cabang lain juga menghasilkan juara baru.
Dari nomor lempar lembing putra, atlet asal Trinidad & Tobago, Keshorn Walcott, meraih emas keduanya di ajang dunia, 13 tahun setelah gelar Olimpiade London 2012 dengan lemparan sejauh 88,16 meter.
Lemparan tersebut mampu membawa Walcott untuk mengungguli atlet asal Grenada, Anderson Peters (87,38 meter) dan atlet asal Amerika Serikat, Curtis Thompson (86,67 meter).
Sementara dari nomor 400 meter putra, pelari muda asal Botswana, Busang Collen Kebinatshipi, mampu tampil mengejutkan dengan merebut medali emas dengan catatan waktu terbaik 43,53 detik.
Kompatriotnya, Bayapo Ndori, berhasil meraih medali perunggu dengan catatam waktu 44,20 detik. Sementara medali perak jatuh ke tangan pelari Trinidad & Tobago, Jareem Richards, dengan catatan waktu 43,72 detik.
Namun, sorotan utama tetap tertuju pada McLaughlin-Levrone. Malam bersejarah di Tokyo ini bukan hanya menegaskan dominasinya di lintasan, tapi juga membuka jalan menuju rekor dunia baru yang kini kian dekat dalam genggamannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









