Akurat Logo

Indonesia Tumbang dari Korea, Timnas Putri U-21 Hanya Bisa Perebutkan Posisi 15

Leo Farhan | 17 Agustus 2025, 21:53 WIB
Indonesia Tumbang dari Korea, Timnas Putri U-21 Hanya Bisa Perebutkan Posisi 15

 

AKURAT.CO – Tim nasional voli Indonesia putri U-21 kembali menelan kekalahan di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025, usai dipaksa menyerah 2-3 (25-22, 15-25, 25-17, 18-25, dan 5-15) dari Korea Selatan, di Jawa Pos Arena, Surabaya, Sabtu (16/8),
 
Hasil ini menjadi kekalahan kelima Indonesia, sekaligus yang ketiga lewat duel lima set setelah sebelumnya takluk dari Serbia dan Puerto Riko saat tampil fase Grup A.
 
Dengan demikian, pasukan asuhan Marcos Sugiyama dipastikan hanya akan berebut peringkat ke-15 menghadapi Puerto Riko, yang pada laga lain kalah telak 0-3 dari Serbia.
 
Beralih ke babak semifinal, Jepang memastikan diri ke partai puncak usai menundukkan Bulgaria dengan skor meyakinkan 3-0 (25-17, 25-18, 25-13).
 
Pelatih Jepang, Hiroyuki Yamaguchi, menilai kunci kemenangan timnya pada laga ini adalah lantaran mereka mampu menjaga konsentrasi dan kekompakan tim sepanjang laga.
 
"Kami bermain dengan pikiran jernih, saling mendukung, dan bersatu hingga akhir. Itu yang membuat kami bisa mengalahkan Bulgaria," kata Yamaguchi.
 
Di partai final, skuad asuhan Hiroyuki Yamaguchi itu akan menantang Italia yang tampil perkasa dengan menundukkan tim kuat asal Amerika Latin Brasil, dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-21, 25-19).
 
Pelatih Italia, Gaetano Gagliardi, bahkan menyatakan bahwa kemenangan timnya atas Brasil tersebut bukanlah sebuah kejutan.
 
"Kami fokus pada pertandingan, bermain bagus di semua situasi, termasuk saat Brasil mencoba bangkit," ujarnya.
 
Dengan hasil semifinal tersebut, final Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 akan mempertemukan Jepang kontra Italia di Jawa Pos Arena, Minggu (17/8).
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H