Akurat Logo

Veddriq Leonardo: Senang Sekali, Alhamdulillah, Terimakasih Masyarakat Indonesia!

Leo Farhan | 8 Agustus 2024, 20:34 WIB
Veddriq Leonardo: Senang Sekali, Alhamdulillah, Terimakasih Masyarakat Indonesia!
 
 
AKURAT.CO, Pemanjat tebing nasional Indonesia, Veddriq Leonardo, mencatatkan sejarah sebagai atlet pertama di luar cabor bulutangkis yang mampu menyumbangkan medali emas olimpiade bagi Merah Putih.
 
Veddriq Leonardo meraih emas Olimpiade Paris 2024 usai menaklukkan wakil China, Wu Peng, pada partai final nomor speed putra panjat tebing yang berlangsung di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Prancis, Kamis (8/8) malam WIB.
 
Veddriq Leonardo keluar sebagai yang tercepat usai mencatatkan waktu 4,75 detik di final Olimpiade Paris.
 
 
Itu merupakan raihan waktu terbaik sepanjang kariernya (personal best). Atlet berusia 27 tahun itu unggul 0,02 detik dari Wu yang mencatatkan waktu 4,77 detik.
 
"Senang sekali, alhamdulillah, terima kasih masyarakat Indonesia. Olahraga ini baru tapi diberi kepercayaan dan bisa dibuktikan dengan meraih emas. Bersyukur untuk pencapaian ini dan saya pun bangga atas pencapaian ini," kata Veddriq usai perlombaan, Kamis (8/8).
 
"Medali emas ini berkah dan ini juga merupakan kerja keras, usaha, dedikasi semua tim pelatih, atlet, teman, keluarga yang telah memberikan doa dan dukungan. Ini juga kado buat Indonesia di ulang tahun ke-79."
 
Medali emas tampaknya memang pantas untuk atlet kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat, tersebut.
 
Pasalnya, dia mampu tampil meyakinkan sejak babak eliminasi sampai ke final. Catatan waktunya bahkan selalu di bawah lima detik.
 
 
Di babak perempat final, Veddriq berhasil menaklukkan wakil tuan rumah Bassa Mawem usai mencatatkan waktu 4,88 detik. Sementara Mawem mencatatkan waktu 5,26 detik.
 
Veddriq berhasil mempertajam catatan waktunya di babak semifinal dengan menorehkan catatan waktu 4,78 detik. Sekaligus mengandaskan perlawanan wakil Iran, Reza Alipour, yang mencatatkan waktu 4,84 detik.
 
Seperti tanpa celah, catatan waktu Veddriq kembali dipertajam pada babak final dengan waktu 4,75 detik. 
 
Sementara itu, medali perunggu berhasil direbut wakil Amerika Serikat, Sam Watson, yang mengalahkan Ali Pour dengan waktu 4,74 detik. Sekaligus mempertajam rekor dunia yang juga dicatatkan atas namanya sendiri yang sebelumnya 4,75 detik.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H