Dinyatakan Positif Doping Steroid di Laga Lawan Devin Haney, Ryan Garcia Bantah Curang

AKURAT.CO, Bintang tinju dunia, Ryan Garcia, dinyatakan positif menggunakan zat terlarang jenis steroid ostarine. Garcia sendiri membantah temuan yang diperoleh Asosiasi Anti-Doping Voluntary (VADA) ini.
Sebagaimana dikabarkan ESPN, sampel urin Ryan Garcia diambil sebelum pertarungannya melawan Devin Haney di New York, Amerika Serikat, April silam. Namun, temuan doping diketahui belakangan setelah pertarungan yang dimenangi Garcia tersebut.
“Semua orang tahu saya tidak curang,” kata Ryan Garcia melalui video yang diunggahnya ke akun X-nya.
“(Saya) tak pernah menggunakan steroid. Saya bahkan tak tahu dari mana bisa mendapatkan steroid. Saya jarang menggunakan suplemen. (Itu) bohong besar, saya (benar-benar) memukul pantatnya (Devin Haney).”
Baca Juga: Jatuhkan Devin Haney Tiga Kali Ryan Garcia tak Juara, Bagaimana Bisa?
Sesuai aturan, petinju berkebangsaan Amerika Serikat keturunan Meksiko verusia 25 tahun tersebut diberikan kesempatan untuk meminta hasil pemeriksaan sampel B dalam sepuluh hari sejak temuan VADA disampaikan ke otoritas berwenang.
Sampel A Ryan Garcia diketahui positif 19-norandrosterone namun belum terkonfirmasi sampai analisa lanjutan di laboratorium selesai dilakukan.
Ryan Garcia tampil perkasa saat mengalahkan Devin Haney untuk perebutan sabuk juara dunia kelas ringan super WBC tersebut. Ia menang angka setelah tiga kali menjatuhkan Haney.
Pun demikian, petinju yang bernaung di bawah perusahaan promosi Golden Boy Promotions itu tak dinyatakan sebagai juara sebagai konsekuensi tak melakukan timbang badan sebelum laga versus Haney.
Baca Juga: Oscar De La Hoya Tolak Ajakan Tarung Ulang Devin Haney Lawan Ryan Garcia
Bos Golden Boy yang juga legenda tinju dunia, Oscar De La Hoya, mengatakan bahwa ia kini sedang bekerja dengan tim Garcia untuk mencari tahu bagaimana temuan VADA tersebut bisa muncul.
“Ryan telah mengeluarkan beberapa pernyataan membantah bahwa ia menggunakan sebarang subtansi terlarang yang diketahuinya, dan kami memercayainya,” kata Oscar De La Hoya.
Adapun Devin Haney bicara lebih keras merespons kabar ini dengan mengatakan bahwa Ryan Garcia tidak menghormati penggemar dan tinju sebagai cabang olahraga. Garcia, kata Haney, berutang pernyataan maaf terhadap penggemar.
“Kami mengetahui hal ini belum lama ini dan disayangkan Ryan curang dan tak menghormati penggemar dan cabang olahraga tinju dengan bertarung secara kotor dan positif (doping) tak hanya sekali, tapi dua kali,” kata Haney.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







