Jatuhkan Devin Haney Tiga Kali Ryan Garcia tak Juara, Bagaimana Bisa?

AKURAT.CO, Diawali dengan kontroversi dan berakhir secara kontroversial pula. Itulah yang terjadi dengan pertarungan tinju kelas ringan super Devin Haney vs Ryan Garcia di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/4) atau Minggu pagi WIB.
Pertarungan Devin Haney vs Ryan Garcia merupakan perebutan gelar juara dunia tinju kelas super ringan WBC. Devin Haney datang sebagai pemilik sabuk plus membawa catatan 30 kali tertahankan.
Ryan Garcia dinyatakan menang dalam pertarungan 12 ronde tersebut. Namun, ia tak mendapatkan sabuk juara karena tak datang ke sesi timbang badan dan dengan demikian Devin Haney tetap menjadi juara dunia kelas super ringan WBC.
Baca Juga: Austin Trout: Ryan Garcia Punya Semua Kemampuan, Masalahnya adalah Mental
Pertarungan Devin Haney vs Ryan Garcia sudah menarik perhatian sejak awal. Garcia langsung tampil agresif dengan hook kiri yang sempat mengguncang kuda-kuda Haney.
Hanye mendapatkan momennya di ronde ketiga hook kirinya membuat Garcia mundur dengan pijakan yang tak seimbang.
Garcia akhirnya menjatuhkan Haney di ronde ketujuh dengan dua kali hook ke arah rahang. Selanjutnya, Garcia kembali membuat Haney rebah di kanvas di ronde kesepuluh dan ronde kesebelas.
Namun begitu, Haney selalu bisa bangkit dan menyelesaikan pertarungan sampai akhir. Ryan Garcia dinyatakan sebagai pemenang dan ini menjadi kemenangan terbesar Garcia sejak dijatuhkan Gervonta Davis tahun lalu.
“Saya tertidur karena hook kirinya. Kami sudah melatih (untuk mengatasinya) tetapi saya kena dan tertidur,” ucap Haney.
Baca Juga: Tinju Dunia Pekan Ini: Devin Haney vs Ryan Garcia, Duel Petarung Terbaik Gen-Z
Sedangkan catatan tak terkalahkan Haney ternodai dengan pertarungan melawan Garcia. Sedangkan Garcia mencatatkan 25 pertarungan dengan sekali kekalahan.
Menang atas Haney dengan tiga kali menjatuhkan lawan menaikkan kembali posisi tawar selepas kalah KO atas Gervonta Davis. Kemenangan ini membuka peluang tarung ulang Garcia versus Davis.
Di sisi lain, dengan kemenangan minus gelar KingRy–julukan Garcia–juga berpeluang melakukan rematch menghadapi Devin Haney. Haney sendiri menawarkan rematch karena status juara dunia masih di tangannya.
“Dia tidak melakukan timbang badan, jadi saya masih juara. Kami bisa melakukannya lagi,” ucap Haney.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







