Oleksandr Usyk: Mengapa Saya Harus Kesal dengan Tyson Fury? Dia Membantu Saya Terkenal
AKURAT.CO, Juara dunia tinju kelas berat multigelar asal Ukraina, Oleksandr Usyk, mengaku tak kesal dengan penundaan pertarungannya dengan Tyson Fury. Usyk justru memilih bersahabat dengan juara dunia WBC tersebut.
Oleksandr Usyk bahkan mengatakan bahwa Tyson Fury pada suatu masa adalah pemilik sabuk juara dunia WBA, WBO, IBF, dan IBO miliknya. Namun dicabut pada 2015 setelah Fury diketahui menggunakan doping.
Adapun pertanyaan soal “kesal” diajukan dikarenakan Tyson Fury diketahui pernah mengulur-ulur pertarungannya kontra Usyk tahun lalu.
Baca Juga: Promotor Oleksandr Usyk Ragukan Video dan Foto Luka yang Bikin Tyson Fury Tunda Pertarungan
“Kenapa (saya harus kesal)? Karena dia adalah orang yang dulu memiliki empat sabuk saya. Orang yang banyak membantu saya menjadi terkenal,” kata Oleksandr Usyk sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
“Karena kita, semuanya, harus mencintai teman, yang bukan teman, kenalan, semuanya. Bagus jika Anda santun, tidak kasar.”
Usyk sedianya dijadwalkan menghadapi Fury di Riyadh, Arab Saudi, 17 Februari ini. Namun diundur ke 18 Mei karena Fury mengalami luka di pelipis kanannya ketika melakukan latih tanding pekan lalu.
Usyk menegaskan bahwa penundaan pertarungan tak memengaruhi persiapannya. Petinju kelas berat yang pernah menjadi juara tak terbantahkan (undisputed) kelas penjelajah tersebu mengaku berlatih dengan baik.
Baca Juga: Fury Dianggap Goyah Lawan Ngannou, Frank Warren Ingatkan Usyk Sempat Dijatuhkan Dubois
“Jadi, dengan pertolongan Tuhan, saya akan menyelesaikan pekerjaan ini, saya bakal mampu menghadapi tiga Tyson Fury. Kami bisa melakukannya secara simultan atau satu lawan satu di hari Sabtu, Minggu, kemudian Senin,” ucap Usyk.
Tentang wacana bahwa video dan foto luka yang disebarkan Tyson Fury adalah palsu, Usyk tak ambil pusing. Menurut petarung berusia 37 tahun tersebut, palsu atau tidaknya unggahan tersebut tak mengubah keadaan.
“Apa yang berubah jika saya menonton video itu dan mulai berteriak ‘palsu’ atau ‘tidak palsu’? Tidak ada yang berubah. Apa yang terjadi, biarlah terjadi. Menjadi gugup berarti hanya menghabiskan energi Anda sendiri,” kata Usyk.
“Secara umum, saya tidak ingin menghakimi Tyson Fury, saya hanya berusaha bilang bahwa (strategi penundaan) itu terkadang bisa terjadi. Apa yang direncanakan orang, terkadang, tidak berhubungan dengan rencana Tuhan.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 4ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 8Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







