Bersaing Dengan Qatar, Indonesia Pede Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

AKURAT.CO, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) / NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari menyatakan bahwa Indonesia siap untuk bersaing dengan Qatar dalam bidding atau mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2036.
Qatar baru-baru ini menyatakan niat untuk menyelenggarakan Olimpiade 2036. Minat itu diutarakan setelah sukses menggelar Piala Dunia 2022, yang berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember kemarin.
Salah satu negara Timur Tengah itupun akan menjadi pesaing Indonesia, yang lebih dulu mengumumkan siap mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2036 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dalam pertemuan G20 di Bali, November lalu.
“Hubungan saya dengan Qatar itu sangat baik, sehingga kita tidak melihat itu sebagai kompetisi, saya ada satu momentum berkomunikasi dengan mereka,” kata Raja Sapta Oktohari usai acara Kaleidoskop 2022 and What Next on 2023 di Kantor NOC Indonesia, Jakarta, Kamis (22/12).
“Kayaknya kita sama-sama pengen jadi tuan rumah Olimpiade nih, kayaknya kita sama-sama mempersiapkan diri aja kan Olimpiade bukan selama-lamanya. Artinya kalau ada 2036 abis itu ada 2040 ya nanti tinggal komunikasi aja sama mereka mana yang lebih siap.”
Pria yang akrab disapa Okto mengatakan bahwa Indonesia sangat percaya diri akan terpilih jadi tuan rumah Olimpiade 2036. Sebab, Indonesia telah berpengalaman dalam menggelar multi-event.
“Kami percaya kalau secara kesiapan indonesia dibilang lebih siap, kenapa? Karena kita juga banyak track record kita, tahun depan kita akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20,” ucap Okto.
“Kita ini harus percaya diri, presiden kita begitu percaya diri menjadi tuan rumah G20 dan itu betul-betul mencuri perhatian dunia. Indonesia ini selalu siap, secara ekonomi kita negara G20. Jadi saya kira banyak faktor yang memperkuat bahwa Indonesia juga mampu menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.”
Lebih lanjut, Okto kembali mengingatkan bahwa dalam persiapannya, Indonesia akan melibatkan langsung Komite Olimpiade Internasional (IOC) dalam hal perencanaan pembangunan fasilitas pendukung untuk menggelar Olimpiade 2036.
“Kami mau melibatkan IOC itu dari awal, waktu di G20 kita melihatkan konsep digital dari IKN. Saya minta IOC ikut langsung dalam perencanaan sehingga nanti fasilitasnya jadi akan menjadi fasilitas paling sesuai, paling baik untuk menyelenggarakan olimpiade sesuai dengan supervisi IOC,” terangnya.
“Jadi itu cara kita mengikat mereka, sehingga dari awal mereka terlibat dalam mempersiapkan sarana dan prasarana.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon




