Akurat Logo

Erick Thohir Gandeng Eks Menpora Susun Road Map Keolahragaan Untuk Indonesia Emas 2045

Leo Farhan | 18 September 2025, 13:02 WIB
Erick Thohir Gandeng Eks Menpora Susun Road Map Keolahragaan Untuk Indonesia Emas 2045
 
 
AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) anyar, Erick Thohir, akan segera melakukan konsolidasi besar dalam merumuskan peta jalan (road map) olahraga nasional.
 
Salah satu langkah yang akan diambil Erick Thohir adalah mengundang para mantan Menpora untuk berdiskusi bersama.
 
Menurut Erick Thohir, keterlibatan semua pihak penting untuk menyusun arah kebijakan olahraga jangka panjang yang lebih solid.
 
 
"Rencana besok (hari ini) kita akan diskusi, saya akan mengundang semua bekas Menpora, apakah besok atau minggu depan, untuk kita konsolidasi road map," kata Erick di Jakarta, Rabu (17/9).
 
"Jangan masing-masing Menpora punya road map sendiri-sendiri. Justru kita sama-sama bersepakat, road map ke depan sampai 2045 seperti apa. Jadi semua yang namanya eks menteri kita akan undang, kita akan diskusi untuk kebaikan bangsa ini."
 
Ia menegaskan, penyusunan peta jalan olahraga nasional harus transparan, bersih, dan terhindar dari stigma negatif yang selama ini kerap melekat.
 
Erick juga menyebut perlunya terobosan agar olahraga di Indonesia benar-benar menjadi instrumen persatuan sekaligus simbol kewibawaan bangsa di mata dunia.
 
Terkait prioritas cabang olahraga, Erick menyebut hal itu masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pimpinan (rapim) di internal Kemenpora.
 
 
Ia menekankan, fokus pemerintah ke depan adalah menata kembali peran ajang-ajang besar seperti Olimpiade, Asian Games, SEA Games, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
 
"Bapak Presiden meminta kita olahraga harus fokus nanti. Misalnya tujuan kita Olimpiade, olahraga mana yang akan kita fokuskan ke Olimpiade, lalu posisi PON gimana, posisi SEA Games gimana. Nah, ini semua harus ditata ulang," ujarnya.
 
Selain sektor olahraga, Erick juga menyinggung pentingnya membangun sinergi lintas kementerian untuk pengembangan pemuda.
 
Ia mencontohkan kemungkinan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kementerian Sosial, hingga kementerian lain agar program yang dihasilkan bisa lebih terintegrasi.
 
"Kita harus kerja sama, jangan program kerja sendiri-sendiri. Kita sama-sama coba menciptakan solusi yang dibutuhkan anak muda ke depan, terutama terkait lapangan pekerjaan," terang Erick.
 
Dengan pendekatan konsolidatif tersebut, Erick berharap peta jalan pembangunan pemuda dan olahraga bisa menjadi acuan jangka panjang hingga 2045, selaras dengan visi Indonesia Emas.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H