Johannis Winar Fokus Siapkan Mental Pemain Hadapi Australia
Leo Farhan | 20 Februari 2025, 19:28 WIB

AKURAT.CO Timnas Basket Putra Indonesia akan menjalani laga lanjutan Grup A Kualifikasi Piala Asia FIBA 2025 dengan menghadapi Australia di Gippsland Regional Indoor Sports Stadium, Traralgon, Jumat (20/2/2025).
Yudha Saputera dan kolega datang ke laga ini dengan catatan belum pernah menang dari empat laga yang sudah dilakoni sejauh ini. Sementara tuan rumah belum terkalahkan dalam empat laga terakhir di Grup A.
Untuk bisa mencuri kemenangan pertama di babak penyisihan, pelatih Timnas Indonesia, Johannis Winar, telah mempersiapkan dengan matang, termasuk cara meredam dominasi pemain Australia.
Baca Juga: Johannis Winar Tegaskan Timnas Basket Indonesia Putra Butuh Uji Coba untuk Matangkan Permainan
Apalagi Australia mampu tampil menggila meski mereka mengubah 70 persen rosternya. Itu karena pemain second line yang diturunkan bermain lebih keras lantaran lebih mengandalkan kekuatan fisik.
"Australia sangat kompetitif. Paling penting dalam pertandingan nanti pemain bisa handle agresifitasnya dan handle pressure mereka," kata pelatih yang karib disapa Coach Ahang tersebut.
"Tetap kita main tentu ingin menang. Makanya, saya lebih menyiapkan kesiapan mental para pemain. Mental preparation untuk hadapi lawan yang cepat, keras, dan fisikal."
Untuk menekan kelebihan lawan, Coach Ahang mengingatkan anak-anak asuhnya untuk tidak bermain individu, lantaran hal tersebut akan menyulitkan mereka untuk bisa meraih kemenangan atas tuan rumah.
Selain menekankan permainan kolektifitas, Coach Ahang juga meminta pemainnya untuk bisa menjaga shooting selection, dan tidak terburu-buru dalam melakukan eksekusi peluang yang didapat.
"Jika kita main sendiri-sendiri, maka kita akan berada dalam masalah. Karena itu, yang perlu ditekankan bahwa kita harus main as a team. Kita harus percaya pada diri sendiri. Kita percaya dengan sistem yang mau kita mainkan," kata Johannis.
"Kekuatan kita, main secara tim, shooting selection, lalu atur tempo yang bagus. Mereka secara size jauh lebih bagus dari kita. Jika shooting selection kita enggak bagus, buru-buru, maka akan terjadi transisi. Ini yang gak boleh (terjadi)."
Baca Juga: Johannis Winar dan David Singleton Pimpin Tim Future dan Legacy untuk Laga IBL All Star 2024
Secara head to head, Australia lebih unggul atas Indonesia. Dalam empat pertemuan terakhir, Indonesia menang sekali melawan Australia. Kemenangan itu tercatat saat Pra Olimpiade pada 1968 dengan kedudukan 58-51.
Namun, pertemuan pertama Indonesia dengan Australia pada Kualifikasi Piala Asia FIBA 2025, Indonesia menyerah dengan skor yang cukup telak 51-106 pada Februari 2024 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana






