Olimpiade Paris: Delegasi Palestina Tolak Jabat Tangan Wakil Israel selama Perhelatan

AKURAT.CO, Presiden Komite Olimpiade Palestina, Jibril Rajoub, menegaskan bahwa ia tidak akan berjabat tangan dengan seluruh delegasi Israel di Olimpiade Paris 2024.
Jibril Rajoub mengatakan bahwa ia hanya akan berinteraksi dengan perwakilan Israel di Olimpiade Paris jika kolega sebelah negerinya itu mengakui Palestina sebagai negara merdeka.
“Sebelum Anda bertanya pada saya, tanya mereka: apakah mereka mengakui eksistensi orang-orang Palestina dan hak kami sebagai sebuah negara merdeka, di sebelah Israel, sebagaimana legitimasi PBB,” kata Jibril Rajoub sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Aktivis Pro Palestina Bakal Gelar Aksi di Laga Sepakbola Israel vs Mali
“Jika mereka punya komitmen itu, berdasarkan hal-hal prinsip saya tidak bermasalah berjabat tangan dengan siapapun yang mengakui hak saya untuk menentukan diri sendiri dan hak kami untuk ada.”
Palestina mengirimkan delapan atlet ke Olimpiade Paris dalam situasi di mana Israel menyerang Gaza sejak Oktober tahun lalu. Delapan atlet itu berpartisipasi di cabang atletik, tinju, judo, menembak, renang, dan taekwondo.
Komite olimpiade negara itu juga tidak mengistruksikan sikap tertentu untuk atletnya ketika bertemu atlet Israel. Jibril Rajoub mengatakan bahwa ia berusaha untuk melindungi atlet dari kemungkinan melanggar aturan dalam Piagam Olimpiade.
“Atlet-atlet Palestina dan saya akan mengikuti prinsip-prinsip IOC (Komite Olimpiade Internasional). Dan jika ada sebarang pelanggaran dari pihak kami, kami harus menghadapinya,” kata Rajoub.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Jalur Kereta Cepat Disabotase! 800 Ribu Penumpang Tertahan Jelang Pembukaan
“Bolanya ada di lapangan pihak sebelah sana. Pergi dan tanya Presiden Komite Olimpiade Israel bagaimana mereka menyemangati tentara mereka, bagaimana juara judo mereka bisa melakukan ini. Jangan tanyakan korban, tanya penjahatnya.”
Rajoub merujuk pada tindakan judoka Israel, Peter Paltchik, yang merupakan pembawa bendera di upacara pembukaan Olimpiade Paris.
Peter Paltchik diduga mengunggah foto misil Israel dengan tulisan “dari saya untuk kalian dengan rasa hormat” di media sosial.
Rajoub yang juga merupakan Presiden Asosiasi Sepakbola Palestina diterima oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dalam sambutan resmi di Istana Elysee di Paris, di hari pembukaan Olimpiade Paris, Jumat (26/7).
Komite Olimpiade Palestina mengklaim bahwa 400 atlet mereka tewas sejak serangan dilancarkan Israel pada 7 Oktober. Sebagian besar infrastruktur olahraga juga hancur karena serangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








