AKURAT.CO, Indonesia sejauh ini bakal menurunkan 29 atlet dari 12 cabang olahraga (cabor) untuk berlaga di ajang multievent empat tahunan paling bergengsi, Olimpiade Paris 2024.
Salah satu atlet yang bakal ambil bagian pada gelaran yang berlangsung pada Juli-Agustus mendatang adalah Rajiah Sallsabillah dari cabang panjat tebing.
Namun, atlet putri berusia 25 tahun ini tidak dalam kondisi terbaik. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, menyebut Bila-sapaan Rajiah Sallsabillah-saat ini tengah cedera.
"Saya ingin minta doa dari seluruh masyarakat Indonesia khususnya untuk Salsabila. Karena Bila (sapaan Rajiah Sallsabilah) itu sekarang sedang cedera tulang punggung," kata Yenny saat ditemui dalam acara peluncuran jersey Tim Indonesia di Nusantara Garden, Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (4/7).
"Nah namun karena hanya punya waktu satu bulan tersisa, tidak banyak yang bisa kita lakukan kecuali melakukan terapi. Terapi mencegah sakit."
Terkait cedera yang dialami Rajiah Sallsabillah, Yenny mengatakan tidak banyak yang bisa dilakukan pihaknya. Ia khawatir pengobatan yang mereka lakukan malah mempengaruhi peluangnya tampil di Paris.
Pun begitu, Yenny menerangkankan bahwa cedera yang dialami saat ini Rajiah Sallsabillah sudah ditangani dengan baik. Pihaknya selalu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pengobatan yang sesuai dengan koridor agar tidak melanggar aturan apapun.
"Tapi untuk mengobati sakitnya sendiri tidak bisa, karena akan berdampak pada obat-obatan yang dia konsumsi dan lain sebagainya. Takutnya nanti malah enggak lolos doping. Jadi terapi terapi yg sifatnya alternatif memang tidak bisa dan dihindari dulu," jelas Yenny.
"Memang terapinya hanya untuk mengurangi rasa sakit, membuat badannya bisa lebih menerima toleransi rasa sakit yang lebih banyak, dan sifatnya memang hanya sementara pada saat ini. Tapi memang ini cedera sudah lama, jadi untuk pemulihan memang perlu waktu lama."
Setelah gelaran Olimpiade Paris 2024 rampung, FPTI baru bisa memikirkan pendekatan yang lebih permanen untuk masalah cedera yang dialami Sallsabillah untuk mengatasi rasa sakitnya tersebut.
Untuk saat ini mereka masih menggunakan program pro-sains dengan menjalankan formula program latihan yang sudah ada. Apalagi, Indonesia berpeluang besar meraih medali emas dari cabang panjat tebing nomor sprint, baik itu putra ataupun putri.
"Indonesia memang sangat di incar (oleh negara-negara lainnya) karena punya potensi besar untuk meraih medali emas," kata Yenny.