Miami Terbuka: Aryna Sabalenka Bertanding selepas Kematian Kekasihnya yang Diduga Bunuh Diri

AKURAT.CO, Pekan ini adalah pekan yang berat bagi petenis ranking dua dunia asal Belarusia, Aryna Sabalenka. Bersiap untuk untuk turun di salah satu turnamen penting, Miami Terbuka, Sabalenka kehilangan kekasihnya dengan cara yang tragis.
Dijadwalkan menghadapi petenis asal Spanyol yang juga sahabat baiknya, Paula Badosa, di Miami Gardens, Amerika Serikat, Jumat (21/3), Aryna Sabalenka turun bertanding hanya beberapa hari saja setelah kematian kekasihnya.
Sebagaimana dikabarkan BBC, kekasih Aryna Sabalenka yang merupakan mantan atlet hoki es profesional, Konstantin Koltsov, meninggal dunia di Miami dengan dugaan bunuh diri pada Senin (18/3).
Baca Juga: Back-to-Back Juara Australia Terbuka, Aryna Sabalenka tak Ingin Sekali Menang dan 'Menghilang'
“Kematian Konstantin adalah tragedi yang tak terpikirkan, dan setelah kami tidak lagi bersama, saya patah hati,” tulis Sabalenka di akun media sosialnya. “Mohon hormati privasi saya dan keluarga saya di masa-masa sulit ini.”
Paula Badosa sendiri mengatakan bahwa ia tidak terlalu nyaman bermain menghadapi Aryna Sabalenka dalam situasi berduka saat ini. Apalagi, Sabalenka adalah sahabat dekatnya.
“Bermain melawan dia, juga tidak nyaman. Tetapi saya tidak ingin membicarakan itu karena saya sudah bilang saya idak akan membicarakan itu,” kata Badosa.
Baca Juga: Final WTA: Lolos Ke Final Setelah Singkirkan Sabalenka, Iga Swiatek Mendekat Ke Ranking Satu Dunia
“(Kematian Koltsov) juga sedikit mengejutkan untuk saya lalui karena pada akhirnya dia adalah teman baik saya dan saya tidak ingin dia menderita. Ini adalah situasi yang sulit.”
Miami Terbuka adalah turnamen kelima yang diikuti Sabalenka tahun ini. Petenis berusia 25 tahun ini sejatinya sedang berada dalam tren positif karena merebut gelar juara grand slam pembuka musim di Australia Terbuka, Januari silam.
Pekan lalu Sabalenka juga turun di Indian Wells di California, Amerika Serikat. Pemilik dua gelar grand slam itu terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan petenis tuan rumah, Emma Navarro.
Adapun Konstantin Koltsov meninggal dunia pada usia 42 tahun. Ia pernah mewakili Belarusia di Olimpiade Musim Dingin 2002 dan 2010 serta sempat berkiprah di Liga Hoki Es Amerika Serikat (NHL) untuk Pittsburgh Penguins selama tiga tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








