Akurat Logo

Olimpiade Paris: Kualifikasi Masih Jalan, Ketua KOI Ingatkan Publik untuk tak Bully Atlet

Leo Farhan | 22 Desember 2023, 15:37 WIB
Olimpiade Paris: Kualifikasi Masih Jalan, Ketua KOI Ingatkan Publik untuk tak Bully Atlet
 
AKURAT.CO, Indonesia sejauh ini sudah meloloskan lima atlet dari tiga cabang olahraga (cabor) untuk tampil di Olimpiade Paris 2024.
 
Mereka yang lolos ke Olimpiade Paris adalah Arif Dwi Pangestu dan Diananda Choirunisa (panahan), Rifda Irfanalutfi (senam artistik), juga Desak Made Rita dan Rahmad Adi Mulyono (panjat tebing).
 
Bukan cuma itu, cabor senam artistik dan panjat tebing (sport climbing) bahkan merupakan yang pertama kalinya mampu mengirimkan wakil ke ajang pesta olahraga terbesar sedunia yang berlangsung pada 26 Juli hingga 11 Agustus 2024 itu.
 
 
Selain itu, perolehan poin untuk tampil di Olimpiade Paris juga masih berjalan sampai saat ini. Bahkan ada beberapa turnamen pengumpulan poin yang bakal berlangsung di Indonesia.
 
"Untuk Olimpiade 2024 Paris, Tltim Indonesia sudah meloloskan lima atlet dan insyaallah bisa lebih banyak lagi karena kualifikasi masih akan berlangsung hingga pertengahan tahun 2024," kata Okto.
 
"Ada beberapa kualifikasi yang dilaksanakan di Indonesia, yaitu Asian Shooting Championships rifle & pistol pada 5-18 Januari dan Indonesia Masters (23-28 Januari) yang akan menjadi salah satu turnamen pengumpulan poin race to Paris."
 
Okto juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat kepada atlet-atlet Indonesia yang bakal tampil di Olimpiade nanti. Ketua Umum NOC Indonesia itu berharap tidak ad perundungan bagi atlet-atlet Indonesia.
 
 
"Yang penting ini mental karena pressure tampil di Olimpiade Paris itu berbeda, sehingga kita semua juga harus mendukung perjuangan para atlet," jelas Okto.
 
"Jangan bullying atlet! Sering saya baca komentar di media sosial, mengomentari atlet dengan hal negatif. Banyak orang memang tahunya hasil, tapi di olahraga itu semua butuh proses."
 
Bukan cuma itu saja, di sisi lain Raja Sapto Oktohari juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam pengembangan olahraga di Indonesia ke depannya. Sebab menurutnya, menciptakan atlet berprestasi dimulai dari keluarga, dalam hal ini orang tua.
 
"Usia emas anak-anak terjun ke olahraga itu 8-11 tahun. Bagaimana caranya kita bilang ke anaknya, tentu yang punya peran adalah orang tua," kata Okto.
 
Dalam tujuh bulan waktu tersisa jelang Olimpiade 2024 Paris, NOC Indonesia semakin gencar mengampanyekan persiapan Tim Indonesia menuju Olimpiade.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H