Asian Games: Atlet Indonesia Diminta Tak Sekadar Berpartisipasi Di Hangzhou

AKURAT.CO, Indonesia mengirimkan 413 atlet serta 135 ofisial yang akan terlibat di 30 cabang olahraga, 41 disiplin, dan 202 nomor pertandingan pada Asian Games Hangzhou 2022.
Kontingen Merah Putih akan dipimpin langsung oleh Chef de Mission Basuki Hadimuljono yang akan dibantu oleh 31 personel tim CdM serta 22 personel yang akan membantu Rumah Indonesia.
Kontingen Indonesia baru saja dikukuhkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo di gedung Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Selasa (19/9).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, berpesan kepada para atlet yang tampil untuk menunjukkan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Baca Juga: Kontingen Asian Games 2022 Resmi Dikukuhkan
"Ini adalah panggung di mana kita menunjukkan jati diri, kehormatan, dan semangat bangsa kita. Jangan ragu untuk mengejar medali emas. Jangan gentar menghadapi lawan," kata Okto-sapaan Raja Sapta Oktohari.
"Ketika lagu Indonesia Raya berkumandang di Hangzhou, itulah saatnya kita menunjukkan ke dunia bahwa kita bukan sekadar peserta. Kita adalah bangsa yang disegani, bangsa yang memiliki nilai-nilai luhur dan bangga dengan identitasnya."
Upacara pengukuhan dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesudibjo. Hadir juga Wakil Ketua NOC Indonesia, Ismail Ning, serta Komite Eksekutif NOC Jadi Rajagukguk yang juga merupakan Wakil CdM Tim Indonesia.
Dalam arahannya, Menpora Dito menyebut Pemerintah telah menetapkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai peta jalan olahraga Indonesia. Di mana target utama DBON adalah Olimpiade dan Asian Games menjadi capaian yang juga masuk dalam target antara.
Baca Juga: Asian Games: Turunkan Kekuatan Penuh, Berapa Target Realistis Indonesia Di Bulutangkis?
“Paradigma prestasi olahraga nasional mempunyai target prestasi pada Olimpiade, yang berarti Asian Games dapat kita jadikan target antara menuju Olimpiade mendatang. Maka berjuanglah dan bertandinglah dengan menjunjung sportivitas,” kata Dito.
Sementara itu, CdM Tim Indonesia untuk Asian Games Hangzhou 2022, Basuki Hadimuljono, menyampaikan laporan kesiapan para atlet. Terutama cabang olahraga (cabor) beregu yang telah memulai perjalanannya di Asian Games.
"Sejak tanggal 16 September 2022 sebagian anggota Kontingen telah diberangkatkan, yaitu sebanyak lima cabor (seperti kriket, sepakbola, bola voli Pantai, bola voli dalam ruang dan pentathlon modern)," kata Basuki.
"Sementara delapan cabor lainnya (dayung, kano, judo, taekwondo, wushu, atletik, bersepeda BMX, dan panahan) sudah sebelumnya mendahului untuk mengikuti traning center di luar negeri, termasuk di Tiongkok. Malam ini akan diberangkatkan cabor hoki, sehingga masih ada 23 cabor lagi yang belum berangkat."
Setelah pengukuhan, Tim Indonesia akan dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara pada sore ini, Selasa (19/9), pukul 16.00 WIB. Asian Games Hangzhou 2022 akan dibuka pada 23 September-8 Oktober.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya
- 10Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa







