Akurat Logo

Maraton London Berharap Tak Diganggu Protes Aktivis Lingkungan

Riandar Fata Hudaya | 21 April 2023, 13:02 WIB
Maraton London Berharap Tak Diganggu Protes Aktivis Lingkungan

AKURAT.CO, Maraton London 2023 saat ini berada dalam dilema menyusul rencana aktivis lingkungan melakukan demonstrasi pada perhelatan tersebut. Dijadwalkan diselenggarakan di London, Inggris, Minggu (23/4), Maraton London kemungkinan akan diwarnai demonstrasi.

Pun demikian, aktivis dari salah satu gerakan internasional bernama Extinction Rebellion menjamin bahwa mereka justru akan menjaga Maraton London. Rencana ini sudah disepakati oleh kelompok tersebut dengan penyelenggara salah satu kejuaraan maraton paling bergengsi di dunia itu.

“Mereka akan meminta seluruh partisipan mereka untuk membantu menjaga Maraton London secara unik. Untuk melakukan sesuatu yang sangat unik dalam sejarah mereka–untuk melindungi salah satu permata mahkota olahraga Inggris,” kata Direktur Maraton London, Hugh Brasher, sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“Ini adalah salah satu permata mahkota karena orang-orang biasa bertanding dan menempuh jarak 26,2 mil bersama Eilish McColgan, Sir Mo Farah, dan ketika pacuan dengan daya tahan paling hebat dalam sejarah di cabang olahraga kami digelar.”

Kekhawatiran terhadap terganggunya Maraton London merupakan imbas dari insiden yang terjadi di Kejuaraan Dunia Snooker (biliar) di Sheffield, 17 April lalu. Seorang aktivis dari organisasi Just Stop Oil naik ke meja biliar dan menumpahkan bubuk berwarna oranye untuk melakukan protes.

Maraton London Yang Terakhir Bagi Mo Farah

Pelari legendaris Inggris, Mo Farah, bahkan secara pribadi meminta akitivis lingkungan tidak mengacaukan acara lari massal akhir pekan ini. Pasalnya, acara tersebut akan menjadi kejuaraan maraton terakhir yang diikuti atlet berusia 40 tahun itu.

“Banyak orang yang ambil bagian dan berlari untuk orang-orang yang mereka cintai, mengumpulkan uang untuk amal, dan melakukan hal-hal yang lain,” kata Farah. “Itulah yang harus kita ingat. Untuk itulah Maraton London digelar.”

Mo Farah sendiri mengakui bahwa kondisi tubuhnya sudah mengisyaratkan bahwa ia tidak lagi bisa melakukan maraton. Maraton London, kata Farah, cukup berarti karena di ajang itulah ia memulai kariernya sebagai pelari 26 tahun lalu.

“Ini akan sangat emosional karena saya memulai di sini di London ketika saya berusia 14 tahun, menyaksikan atlet-atlet hebat berlari dan ambil bagian di mini-maraton. Jadi menurut saya akan menjadi seperti itu bagi saya. Mungkin setelah lari aka nada air mata dan emosi. Saya bakal tiba di akhir karier saya.”[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.