Maraton London Berharap Tak Diganggu Protes Aktivis Lingkungan

AKURAT.CO, Maraton London 2023 saat ini berada dalam dilema menyusul rencana aktivis lingkungan melakukan demonstrasi pada perhelatan tersebut. Dijadwalkan diselenggarakan di London, Inggris, Minggu (23/4), Maraton London kemungkinan akan diwarnai demonstrasi.
Pun demikian, aktivis dari salah satu gerakan internasional bernama Extinction Rebellion menjamin bahwa mereka justru akan menjaga Maraton London. Rencana ini sudah disepakati oleh kelompok tersebut dengan penyelenggara salah satu kejuaraan maraton paling bergengsi di dunia itu.
“Mereka akan meminta seluruh partisipan mereka untuk membantu menjaga Maraton London secara unik. Untuk melakukan sesuatu yang sangat unik dalam sejarah mereka–untuk melindungi salah satu permata mahkota olahraga Inggris,” kata Direktur Maraton London, Hugh Brasher, sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Ini adalah salah satu permata mahkota karena orang-orang biasa bertanding dan menempuh jarak 26,2 mil bersama Eilish McColgan, Sir Mo Farah, dan ketika pacuan dengan daya tahan paling hebat dalam sejarah di cabang olahraga kami digelar.”
Kekhawatiran terhadap terganggunya Maraton London merupakan imbas dari insiden yang terjadi di Kejuaraan Dunia Snooker (biliar) di Sheffield, 17 April lalu. Seorang aktivis dari organisasi Just Stop Oil naik ke meja biliar dan menumpahkan bubuk berwarna oranye untuk melakukan protes.
Maraton London Yang Terakhir Bagi Mo Farah
Pelari legendaris Inggris, Mo Farah, bahkan secara pribadi meminta akitivis lingkungan tidak mengacaukan acara lari massal akhir pekan ini. Pasalnya, acara tersebut akan menjadi kejuaraan maraton terakhir yang diikuti atlet berusia 40 tahun itu.
“Banyak orang yang ambil bagian dan berlari untuk orang-orang yang mereka cintai, mengumpulkan uang untuk amal, dan melakukan hal-hal yang lain,” kata Farah. “Itulah yang harus kita ingat. Untuk itulah Maraton London digelar.”
Mo Farah sendiri mengakui bahwa kondisi tubuhnya sudah mengisyaratkan bahwa ia tidak lagi bisa melakukan maraton. Maraton London, kata Farah, cukup berarti karena di ajang itulah ia memulai kariernya sebagai pelari 26 tahun lalu.
“Ini akan sangat emosional karena saya memulai di sini di London ketika saya berusia 14 tahun, menyaksikan atlet-atlet hebat berlari dan ambil bagian di mini-maraton. Jadi menurut saya akan menjadi seperti itu bagi saya. Mungkin setelah lari aka nada air mata dan emosi. Saya bakal tiba di akhir karier saya.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla




