Akurat Logo

Pliskova: Petenis Putra yang Tolak Kesetaraan Bayaran "Super Lemah"

Riandar Fata Hudaya | 31 Mei 2020, 14:05 WIB
Pliskova: Petenis Putra yang Tolak Kesetaraan Bayaran "Super Lemah"

AKURAT.CO, Petenis ranking tiga dunia asal Republik Ceko, Karolina Pliskova, mengaku bukan pendukung kesetaraan bayaran antara atlet putra dan putri seiring dengan usul penggabungan WTA dan ATP. Namun begitu, Pliskova menyebut petenis putra yang menolak kesetaraan tersebut “super lemah”.

“Saya rasa tidak (mungkin WTA dan ATP bergabung) dan saya bukan orang yang menginginkannya. Tapi saya tidak suka pria yang memprotes bahwa kita mendapatkan (jumlah) uang yang sama,” kata Pliskova.

“Menurut saya mereka super lemah bahwa mereka mengeluhkan kami mendapatkan uang yang sama dengan mereka.”

Pliskova menyadari bahwa petenis putra yang bernaung di bawah ATP mendapatkan jumlah hadiah uang yang lebih besar ketimbang petenis putri di antaranya karena mereka bermain lebih panjang di sejumlah turnamen seperti grand slam. Di grand slam, pemain putra maksimal bermain lima set sementara putri cukup tiga set.

Namun, mempertimbangkan kesempatan yang sama dalam hal hak siar, Pliskova menganggap ide kesetaraan bayaran juga tidak salah. Besarnya antusiasme penonton terhadap petenis putri sebagaimana petenis putra juga menjadi alasan untuk hal tersebut.

“Satu-satunya waktu yang nyata (pria bermain lebih lama) adalah di grand slam. Saya paham mereka bermain lebih lama, tapi mereka lelaki. Mereka lebih kuat dari kami,” ucap Pliskova.

“Saya tidak melihat alasan mengapa kami harus dibandingkan satu sama lain. Saya tidak butuh jumlah hadiah uang yang sama seperti lelaki. Tapi untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk bermain di lapangan utama atam mendapatkan kesempatan yang sama tampil di TV, perubahan-perubahan ini seharusnya memungkinkan.”

Pliskova belum lagi bermain sejak Qatar Terbuka pada Februari lalu akibat pandemik virus corona (COVID-19) menutup semua turnamen internasional. Namun, atlet berusia 28 tahun tersebut bersiap untuk tampil dalam turnamen tanpa penonton di ibukota Republik Ceko, Praha, dalam waktu dekat ini.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.