7 Kebiasaan Yang Allah Larang Dan Sudah Dicatat Al-Quran

AKURAT.CO Allah SWT sudah mengatur segala hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh umatnya, termasuk dalam hal kebiasaan.
Semua kebiasaan buruk ataupun baik sudah Allah SWT catat melalu Al-Quran.
Kebiasaan yang dilarang oleh Allah SWT merupakan kebiasaan yang terkadang sering dilupakan dan anggap remeh oleh sebagian umat Islam.
Padahal apa yang sudah Allah SWT perintahkan dan juga larang adalah demi kebaikan di dunia dan tentu di akhirat kelak.
Baca Juga: Dosa-dosa Yang Sering Dianggap Sepele Di Zaman Sekarang, Ternyata Sudah Jadi Kebiasaan!
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini kebiasaan yang dilarang oleh Allah SWT dan sudah dicatat dalam Al-Quran:
8 Kebiasaan yang Dilarang dan Sudah Disebutkan dalam Al-Quran
- Jangan berkata kasar, dicatat dalam surah Al-Imran ayat 159
فَبِمَا رَحْمَةٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ ١٥٩
Artinya: "Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."
- Jangan marah (tahanlah amarah); disebutkan dalam surah Al-Imran ayat 134
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَـٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ ١٣٤
Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan."
- Tidak boleh berbuat jahat kepada orang lain, tetapi berbuat baiklah kepada semua orang; surah An-Nisa ayat 36
وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًۭٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَـٰنًۭا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَـٰمَىٰ وَٱلْمَسَـٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًۭا فَخُورًا ٣٦
Artinya: "Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersuatukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri."
- Tidak boleh sombong; telah dicatat dalam surah Al-A’raf ayat 13
قَالَ فَٱهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَٱخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ ٱلصَّـٰغِرِينَ ١٣
Artinya: "(Allah) berfirman. Maka turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina."
Baca Juga: Sunah Nabi, Ayo Amalkan Kebiasaan Yang Bisa Membuat Hidup Jadi Lebih Baik
- Memaafkan kesalahan orang lain; termaktub dalam surah Al-A’raf ayat 199
خُذِ ٱلْعَفْوَ وَأْمُرْ بِٱلْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْجَـٰهِلِينَ ١٩٩
Artinya: "Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh."
- Dilarang berkata kasar dan Allah menganjurkan umat-Nya untuk berbicara dengan halus dan sopan
فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًۭا لَّيِّنًۭا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ ٤٤
Artinya: "Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Firaun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut." (QS. Ta-ha ayat 44)
- Jangan pernah mengejek orang lain; disebutkan dalam surah Al-Hujurat ayat 11
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌۭ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًۭا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌۭ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًۭا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَـٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَـٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّـٰلِمُونَ ١١
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-ngolok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari yang (mengolok-ngolok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-ngolok) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-ngolok)."
"Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
Demikianlah kebiasaan yang dilarang oleh Allah SWT dan sudah dicatat di dalam Al-Quran.
Oleh sebab itu ubah dan jauhilah kebiasaan-kebiasaan yang sudah dijelaskan di atas. Karena sesungguhnya Allah mengetahui dan akan memberikan ganjaran akan setiap perbuatan baik dan buruk yang hamba-hamba-Nya telah perbuat. (Raodatulajanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









