Gunung Marapi di Sumatra Barat Kembali Meletus, Ini Catatan Riyawat Erupsi dan Letusannya

AKURAT.CO Gunung Marapi yang terletak di wilayah administrasi Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat, meletus pada hari Minggu (3/12/2023) sekitar pukul 14.54 WIB.
Letusan gunung berapi setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut ini ditandai oleh keluarnya kolom abu yang mengandung material vulkanik hingga ketinggian 3.000 meter dari puncak kawah, disertai dengan suara gemuruh.
Berdasarkan rekaman seismogram dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi Gunung Marapi tercatat dengan amplitudo maksimum sebesar 30 mm dan durasi selama 4 menit 41 detik.
Secara historis, Gunung Marapi telah mengalami beberapa kali erupsi. Catatan terawal tentang letusan Gunung Marapi dapat ditelusuri kembali ke abad ke-18.
Berikut riwayat catatan erupsi dan meletusnya Gunung Marapi.
Baca Juga: Panduan Wisata Gunung Fuji Jepang, Simak Jadwal Pendakian Di Sini
Catatan Riwayat Letusan Gunung Marapi
- 1807-1822: Tercatat adanya suatu letusan 1822: Terjadi kepulan asap hitam kelabu, disusul leleran lava disertai sinar api merah tua. Setelah itu, terjadi asap dan awan debu selama setengah hari serta sinar api terus-menerus sampai keesokan harinya.
- 1833-1834: Beberapa letusan kecil terjadi.
- 1845: Terdengar suara gemuruh dari dalam bumi dan terlihat api besar.
- 1854: Terjadi letusan abu selama beberapa hari.
- 1855: Terasa gempa bumi dan adanya tiang asap disertai suara gemuruh terus-menerus.
- 1856: Pada bulan Januari terlihat pancaran api.
- 1861: Aktivitas meningkat pada bulan April.
- 1863: Terjadi letusan.
- 1871: Pada 24 April terjadi hujan abu menuju tebal sampai ke Bukittinggi.
- 1876: Terlihat awan besar dan bongkah laca yang dimuntahkan sejauh 280 m.
- 1878: Pada Desember terdengar suara gemuruh selama 10 menit.
- 1883: Pada 5 Juni dan 27 Agustus terjadi letusan abu, kemudian di Desember terjadi erupsi kecil.
- 1885: Pada 12 November terlihat tiang asap.
- 1886: Pada 31 Maret terdengar suara gemuruh lima kali. Lalu, dilanjut dengan letusan abu dan pasir.
- 1888: Terjadi letusan abu dan batu pijar sampai tengah malam.
- 1889, 1904, 1905, 1908, 1910, 1911, 1913: Terjadi aktivitas namun keterangan kurang jelas.
- 1916: Terdengar suara gemuruh, adanya ledakan kecil, dan hujan abu.
- 1919: Terjadi ledakan dan awan abu.
- 1925: Terlihat sumbat lava hitam pada dasar kawah.
- 1927: Terdengar suara letusan dengan asap berbentuk kembang kol.
- 1929: Terrjadi letusan abu dan lava pijar terlempar.
- 1930: Terlihat lava pada rekahan di dasar kawah.
- 1932: Terjadi letusan.
- 1949: Letusan abu diawali dengan suara gempa Bumi.
- 1951: Letusan abu dari Kepundan Bungsu.
- 1952: Asap berbentuk kol kembang setinggi 2000 sampai 3000 m diikuti hujan abu. 1955-1958, 1967, 1970: Kenaikan aktivitas.
- 1971: Letusan abu di Kepundan B dan C
- 1972:Peningkatan kegiatan solfatara di Kawah B dan C dan Bungsu.
- 1973: Letusan gas asap dalam Kawah Verbeek.
- 1975: Letusan eksplosif disertai suara gemuruh dan lontaran material pijar dari kawah Verbeek.
- 1977: Letusan dari kawah Verbeek.
- 1978: Letusan eksplosif di kawah Verbeek.
- 1980: Letusan eksplositf disertai suara gemuruh.
- 1984: Letusan di Kawah Tuo.
- 1987: Letusan eksplosif.
- 1988-1990: Rentetan letusan eksplosif. Sisertai suara gemuruh dan sinar api.
- 2005: Pada bulan Oktober, letusan abu terjadi hampir setiap hari.
- 2017: Terjadi letusan.
- 2023: Kembali erupsi dan terjadi letusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








